Kamis, 30 April 2026

Bom Gereja Katedral Makassar

Bom Bunuh Diri Pertama di Era Kapolri Listyo, IPW Sebut akan Ada Teror Lain, Ini Cara Antisipasinya

Neta menilai, hal ini dikarenakan masih adanya kelompok-kelompok teror dan kelompok radikal yang belum berhasil diciduk jajaran kepolisian.

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Mohamad Yusuf
Tribun Timur
Lokasi kejadian diduga bom bunuh diri di Makassar, Jl Kajaolalido, Makassar, Minggu (28/3/2021). 

Tingkat kerawanan ini menurutnya menjadi makin tinggi tatkala konflik Polri dengan ormas keagamaan yang dipimpin Habib Rizieq tak kunjung selesai. 

"Belum tuntasnya kasus penembakan di km 50 tol Cikampek menyimpan dendam tersendiri bagi kelompok kelompok tertentu, yang bukan mustahil dendam itu berpotensi menimbulkan aksi teror," paparnya.

"Fenomena inilah yang patut dicermati jajaran kepolisian ke depan, agar aksi-aksi teror bisa ditekan," tutup Neta.

Mahfud MD Minta Masyarakat Tenang

Menkopolhukam Mahfud MD angkat bicara mengenai peristiwa ledakan bom di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021).

Adanya kejadian ledakan bom Gereja Katedral Makassar, Mahfud MD minta masyarakat tenang dan kini sedang didalami jaringan pelaku bom bunuh diri.

Menurut informasi awal insiden ledakan bom Gereja Katedral Makassar, diakui Mahfud MD, aksi bom bunuh diri.

Pernyataan Mahfud MD ini diunggah di akun Twitternya di @mohmahfudmd dikutip Wartakotalive.com hari ini.

Baca juga: Sambil Lukanya Diobati, Ini Cerita Bapak yang Sempat Halangi Pengebom Gereja Katedral Makassar

Baca juga: Ledakan Bom di Gereja Katedral Makassar, Menteri Agama Minta Polisi Perketat Penjagaan Tempat Ibadah

Baca juga: Ledakan Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, Wakil Ketua MUI Anwar Abbas: Tak Bisa Ditolerir!

Ia mengatakan, pemerintah mengutuk keras terhadap kejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pagi tadi.

Saat ini, polisi juga tengah melakukan pengamanan hingga menemukan potongan tubuh pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

Bahkan, polisi tengah melakukan pengejaran terhadap jaringan para pelaku bom bunuh diri yang diduga masih berkeliaran.

Namun begitu, polisi masih tetap melakukan pendalaman terhadap jaringan para pelaku bom bunuh diri saat ini.

"Terkait dgn terjadinya bom di Makassar diharapkan masyarakat tenang. Aparat sdh mengamankan lokasi dan sekitarnya"

"Info awal, itu adl bom bunuh diri. Aparat sdh menemukan potongan2 tubuh 1 pelaku dan sepeda motor yg dipakai. Skrng sedang dilakukan pendalaman thd jaringan pelaku"

"Pemerintah mengutuk keras teror bom bunuh diri tersebut dan akan terus melakukan pengejaran thd jaringan para pelakunya.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved