Formula E
Ini Keuntungan Jakarta Gelar Balapan Formula E Menurut Jakpro
Maulana mengatakan, secara materiel, penyelenggaraan event Jakarta Eprix 2022 akan menjadi salah satu trigger bangkitnya kembali ekonomi Jakarta.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
WARTAKOTALIVE, GAMBIR - Pihak PT Jakarta Propertindo (Perseroda) mengungkapkan, turnamen Formula E yang digelar pada 2022 mendatang, akan memberikan keuntungan bagi Jakarta.
Apalagi, sekarang pandemi Covid-19 tengah melanda Ibu Kota.
“Keuntungan dalam penyelenggaraan event ada dalam berbagai aspek."
Baca juga: Belum Ada Tersangka, Kejagung Akui Sulit Bangun Konstruksi Hukum Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan
"Ada keuntungan materiel dan ada keuntungan imateriel,” kata Project Director Sportainment PT Jakpro M Maulana, lewat keterangan tertulis, Rabu (24/3/2021).
Maulana mengatakan, secara materiel, penyelenggaraan event Jakarta Eprix 2022 akan menjadi salah satu trigger/pemicu bangkitnya kembali ekonomi Jakarta dan Indonesia, yang terpuruk akibat pandemi global Covid-19.
Kata dia, akan banyak orang dari dalam dan luar negeri yang datang ke Jakarta, berbelanja di Jakarta, dan menginap di Jakarta.
Baca juga: Pemerintah Bakal Rekrut 1.275.387 CPNS, Akhir Bulan Ini Formasi Diumumkan
“Bayangkan, jutaan orang akan menikmati perhelatan ini, termasuk warga negara dunia lainnya yang menonton melalui siaran televisi internasional."
"Formula E akan sangat menguntungkan bagi Jakarta dan warganya,” ujarnya.
Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 13 Agustus 2019 mengklaim, biaya penyelenggaraan Formula E untuk sekali musim tidak sebesar dibanding perhelatan turnamen sepak bola Piala Dunia.
Baca juga: Ini Tiga Vitamin yang Dikonsumsi Rutin Tjahjo Kumolo Selama Pandemi, tapi Akhirnya Malah Bikin Batuk
Menurut dia, Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia sebelumnya harus mengocek anggaran hingga 11.600 juta USD.
“Jadi memang selalu ada biaya yang harus dikeluarkan sebagai tuan rumah penyelenggara, untuk Formula E biayanya juga cuma dari provinsi,” katanya.
Meski anggarannya cukup besar, Anies yakin keuntungan yang diperoleh dari perhelatan Formula E akan besar.
Baca juga: Densus 88 Bekuk Satu Terduga Teroris di Kelapa Dua Tangerang, Inisialnya AM
Berdasarkan kalkulasinya, kemungkinan perputaran uang dari kegiatan ini mencapai Rp 1,2 triliun.
“Kegiatan ini bisa menggerakkan perekonomian, karena meskipun penyelenggaraan itu tentu ada biaya, tapi pergerakan perekonomiannya dalam proyeksi konservatif saja diperkirakan Rp 1,2 triliun,” bebernya.
PT Jakarta Propertindo (Jakpro) belum bisa memastikan apakah Formula E tetap digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, atau tidak.
Baca juga: Formula E 2022 Bakal Tetap Digelar di Monas Atau Tidak? Ini Kata Jakpro
Soalnya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta itu tengah mengkaji ulang tempat yang bakal menjadi lintasan Formula E.
“Saat ini lokasi masih dalam pertimbangan ke beberapa lokasi yang memiliki potensi untuk menunjukkan city branding dan ikon-ikon Kota Jakarta,” kata Project Director Sportainment PT Jakpro M Maulana, lewat keterangan tertulis, Rabu (24/3/2021).
Maulana tidak menjelaskan lokasi mana saja yang berpotensi menjadi ikon Jakarta, selain Monas, Jakarta Pusat.
Baca juga: DAFTAR Terbaru Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Bali Terbanyak, Jawa Nihil
Namun, tempat-tempat yang menjadi ikon Jakarta dipilih agar Ibu Kota menjadi sorotan dunia.
Hingga kini, kata dia, Jakpro masih melakukan diskusi dengan pihak swasta untuk berkolaborasi dalam penyelenggaraan Formula E tahun 2022 di Jakarta.
Dengan adanya event internasional Formula E, Jakarta akan memiliki event kebanggaan yang setara dengan kota-kota global di dunia.
Baca juga: Bakal Hadir Langsung di Ruang Sidang, Rizieq Shihab Minta Pendukungnya Tertib, Banyak Doa dan Zikir
“Kegiatan ini juga mengacu pada program Jakarta Langit Biru dari pemerintah daerah."
"Yang selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan,” tutur Maulana.
Dia menambahkan, ajang ini juga menjadi momentum menuju solusi dalam mengatasi polusi udara di wilayah perkotaan.
Baca juga: Wacana KKB Papua Didefinisikan Sebagai Organisasi Teroris, Komnas HAM Usulkan Operasi Kesejahteraan
Ajang Formula E menjadi komitmen serta pembuktian bagi Indonesia, Ibu Kota siap menjadi pemain utama industri mobil listrik di dunia.
“Di sisi lain, adanya perhelatan event internasional di Jakarta akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan pendapatan asli daerah (PAD) di Ibu Kota,” jelas Maulana.
Ajang balap Formula E tahun 2022 kemungkinan tetap digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
Baca juga: Kapolres Kota Malang Bilang Darah Mahasiswa Papua Halal, Propam Bakal Libatkan Ahli Bahasa
Soalnya, Pemprov DKI Jakarta telah mengajukan lokasi tersebut sejak 2019, sebagai ajang Formula E 2020, namun terpaksa ditunda akibat pandemi Covid-19.
“Terkait lokasi nanti masih terus dalam pengkajian mana yang terbaik, yang pasti di Jakarta."
"Tapi bukan berarti tidak di Monas tempatnya, tetap nanti akan dicarikan yang terbaik,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Selasa (23/3/2021) malam.
Baca juga: DAFTAR Terbaru Zona Hijau Covid-19 di Indonesia: Tambah Jadi 8, Jambi Ikut Masuk
Ariza mengatakan, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang ditunjuk sebagai pelaksana balap itu, akan menyampaikan kepada publik mengenai perkembangan ajang Formula E.
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu, kata dia, terus berkoordinasi dengan FEO, selaku lembaga promotor dan pemegang lisensi turnamen Formula E.
“Mengenai tempat kan sudah diatur yang terbaik, jadi kami ikuti sajalah yang terbaik."
Baca juga: Revisi UU ITE Tak Masuk Prolegnas Prioritas 2021, Surat Edaran Kapolri Dianggap Solusi Jangka Pendek
"Di mana keputusannya? Di Monas, kan sudah ada persiapannya.”
“Silakan saja dilakukan penelitian dan pengkaian (ulang) mana tempat terbaik, apakah di Monas."
"Nanti diputuskan Jakpro bersama konsultan dan tim ahli ya,” beber Ariza. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dki-jakarta-jadi-tuan-rumah-formula-e1.jpg)