Rabu, 8 April 2026

Formula E

Ini Keuntungan Jakarta Gelar Balapan Formula E Menurut Jakpro

Maulana mengatakan, secara materiel, penyelenggaraan event Jakarta Eprix 2022 akan menjadi salah satu trigger bangkitnya kembali ekonomi Jakarta.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Instagram @aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengumumkan Jakarta akan menjadi tuan rumah dalam ajang balap mobil Formula E di pertengahan tahun 2020. 

WARTAKOTALIVE, GAMBIR - Pihak PT Jakarta Propertindo (Perseroda) mengungkapkan, turnamen Formula E yang digelar pada 2022 mendatang, akan memberikan keuntungan bagi Jakarta.

Apalagi, sekarang pandemi Covid-19 tengah melanda Ibu Kota.

“Keuntungan dalam penyelenggaraan event ada dalam berbagai aspek."

Baca juga: Belum Ada Tersangka, Kejagung Akui Sulit Bangun Konstruksi Hukum Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan

"Ada keuntungan materiel dan ada keuntungan imateriel,” kata Project Director Sportainment PT Jakpro M Maulana, lewat keterangan tertulis, Rabu (24/3/2021).

Maulana mengatakan, secara materiel, penyelenggaraan event Jakarta Eprix 2022 akan menjadi salah satu trigger/pemicu bangkitnya kembali ekonomi Jakarta dan Indonesia, yang terpuruk akibat pandemi global Covid-19.

Kata dia, akan banyak orang dari dalam dan luar negeri yang datang ke Jakarta, berbelanja di Jakarta, dan menginap di Jakarta.

Baca juga: Pemerintah Bakal Rekrut 1.275.387 CPNS, Akhir Bulan Ini Formasi Diumumkan

“Bayangkan, jutaan orang akan menikmati perhelatan ini, termasuk warga negara dunia lainnya yang menonton melalui siaran televisi internasional."

"Formula E akan sangat menguntungkan bagi Jakarta dan warganya,” ujarnya.

Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 13 Agustus 2019 mengklaim, biaya penyelenggaraan Formula E untuk sekali musim tidak sebesar dibanding perhelatan turnamen sepak bola Piala Dunia.

Baca juga: Ini Tiga Vitamin yang Dikonsumsi Rutin Tjahjo Kumolo Selama Pandemi, tapi Akhirnya Malah Bikin Batuk

Menurut dia, Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia sebelumnya harus mengocek anggaran hingga 11.600 juta USD.

“Jadi memang selalu ada biaya yang harus dikeluarkan sebagai tuan rumah penyelenggara, untuk Formula E biayanya juga cuma dari provinsi,” katanya.

Meski anggarannya cukup besar, Anies yakin keuntungan yang diperoleh dari perhelatan Formula E akan besar.

Baca juga: Densus 88 Bekuk Satu Terduga Teroris di Kelapa Dua Tangerang, Inisialnya AM

Berdasarkan kalkulasinya, kemungkinan perputaran uang dari kegiatan ini mencapai Rp 1,2 triliun.

“Kegiatan ini bisa menggerakkan perekonomian, karena meskipun penyelenggaraan itu tentu ada biaya, tapi pergerakan perekonomiannya dalam proyeksi konservatif saja diperkirakan Rp 1,2 triliun,” bebernya.

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) belum bisa memastikan apakah Formula E tetap digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, atau tidak.

Baca juga: Formula E 2022 Bakal Tetap Digelar di Monas Atau Tidak? Ini Kata Jakpro

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved