Breaking News:

Berita Jakarta

Dianggap Bebani Keuangan Daerah, Wagub DKI Jakarta Tegaskan Formula E Dikaji Matang

Dianggap Bebani Keuangan Daerah, Wagub DKI Jakarta Tegaskan Formula E Dikaji Matang. Berikut paparannya

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Kompas.com
Jakarta bakal menjadi tuan rumah turnamen balap mobil bertenaga listrik Formula E Tahun 2020. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi DKI Jakarta menilai, ajang balap Fomula E yang digelar Pemprov DKI Jakarta membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Padahal PT Jakpro selaku pelaksana turnamen dapat menjalin kerja sama dengan pihak lain dengan prinsip saling menguntungkan, atau mencari sumber pendanaan lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Baca juga: Tingkatkan Kompetensi SDM, Kemenperin Gelar Diklat 3 in 1 Serentak di 7 BDI se-Nusantara

Hal itu berdasarkan Pergub Nomor 83 Tahun 2019 tentang Penugasan kepada PT Jakpro.

Langkah tersebut dilakukan demi mengurangi ketergantungan pembiayaan Formula E pada APBD Provinsi DKI Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, mengatakan laporan dari BPK DKI Jakarta selalu disikapi dengan ketentuan dan peraturan yang ada.

Kata dia, ajang balap Formula E juga telah melalui kajian yang matang antara Pemprov DKI Jakarta dengan konsultan independen guna menilai, apakah biaya yang dikeluarkan merugikan DKI atau tidak.

Baca juga: Wacana KKB Papua Didefinisikan Sebagai Organisasi Teroris, Komnas HAM Usulkan Operasi Kesejahteraan

“Semua melalui proses yang panjang dari penelitian dan pengkajian melalui konsultasi independen yang melihat, apakah mungkin ini ada kerugian atau tidak, kemudian baik atau tidak. Lalu apakah biaya yang dikeluarkan sesuai atau tidak, lagi-lagi sudah dikaji melalui proses dan itu sudah memenuhi syarat,” kata Ariza di Balai Kota DKI pada Selasa (23/3/2021) malam.

“Jadi itu sudah diajukan anggaran ke DPRD dan DPRD menyetujui sekarang waktunya yang tertunda 2020 menjadi 2022,” lanjut pria yang juga menjadi Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta ini.

Baca juga: Bakal Hadir Langsung di Ruang Sidang, Rizieq Shihab Minta Pendukungnya Tertib, Banyak Doa dan Zikir

Ariza meyakini, duit yang sudah disetor DKI kepada FEO selaku lembaga promotor dan pemegang lisensi Formula E tidak akan hilang.

Soalnya FEO bukan lembaga sembarangan dan telah memiliki rekam jejak yang bagus dalam penyelenggaraan Formula E di sejumlah negara di dunia.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved