Kamis, 9 April 2026

Aksi Terorisme

Densus 88 Kembali Ciduk 22 Teroris, Kali Ini dari Jakarta, Sumbar, dan Sumut

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, dari ketiga wilayah tersebut, tim Densus 88 berhasil menangkap 22 teroris.

TRIBUNNEWS/IGMAN IBRAHIM
Sebanyak 22 tersangka teroris jaringan Jamaah Islamiah (JI) dari Jawa Timur, tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (18/3/2021) siang. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Tim Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap anggota jaringan teroris.

Kali ini, penangkapan berlangsung di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Jakarta.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, dari ketiga wilayah tersebut, tim Densus 88 berhasil menangkap 22 teroris.

Baca juga: DAFTAR Terbaru Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Sisa 10, Terbanyak di Kalimantan Tengah dan Bali

"Densus 88 telah melakukan upaya-upaya penegakan hukum."

"Di Jakarta itu ada 2 tersangka ditangkap, kemudian di Sumbar itu ada 6 yang ditangkap, dan di Sumut itu ada 14 yang ditangkap," kata Rusdi kepada wartawan, Selasa (22/3/2021).

Saat ini Tim Densus 88 masih melakukan proses pendalaman penyelidikan terhadap ke-22 orang yang diringkus itu.

Baca juga: Penelitian Terbaru: 64 Persen Orang Terinfeksi B117 Kemungkinan Meninggal, Vaksin Pfizer Efektif

"Sekarang masih dikembangkan, kami tunggu (hasil) tugas dari tim densus," tutur Rusdi.

Dirinya juga menyebut, keseluruhan tersangka yang diamankan itu merupakan hasil pengembangan dari kelompok yang tergabung dalam jaringan Jamaah Islamiyah (JI) yang berada di Jawa Timur.

Tidak hanya itu, 22 teroris yang berhasil diamankan ini juga tergabung dalam kelompok jaringan Fahim Jawa Timur.

"Ya (benar Fahim) ini pengembangan. karna Fahim ini kan kelompok JI pengembangan dari fahim itu," beber Rusdi.

22 Teroris Asal Jawa Timur Diboyong ke Jakarta

Sebanyak 22 tersangka teroris jaringan Jamaah Islamiah (JI) yang dipindahkan dari Jawa Timur, tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (18/3/2021) siang.

Mereka turun dari pesawat Lion Air dengan pengawalan ketat dari tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri yang bersenjata lengkap.

Seluruh tersangka teroris kelompok Fahim itu tampak memakai rompi tahanan berwarna oranye, dengan kedua tangan dan kaki terborgol.

Baca juga: Jhoni Allen Tuntut Ganti Rugi Rp 55,8 Miliar, Partai Demokrat: Sepertinya Mau Buat Rumah Madu

Kedua mata tersangka juga ditutupi kain.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved