Breaking News:

Berdekatan dengan Karawang dan Bogor Satgas Covid-19 Instruksikan Seluruh Faskes Waspadai Virus B117

Bupati Eka Supria Atmaja mengimbau masyarakat tidak panik. Kendati penyebarannya lebih cepat, penyebaran B117 tetap bisa dicegah.

Humas Pemkab Bekasi
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja Bupati Eka Supria Atmaja mengimbau masyarakat tidak panik. Kendati penyebarannya lebih cepat, penyebaran B117 tetap bisa dicegah. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG --- Pemerintah Kabupaten Bekasi meminta fasilitas kesehatan di wilayahnya waspada menyusul ditemukannya mutasi virus corona B117 di wilayah Bogor.

Wakil Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Masrikoh mengatakan, pihaknya telah mengintruksikan setiap fasilitas kesehatan (faskes) di Kabupaten Bekasi, baik itu Puskesmas, rumah sakit daerah, rumah sakit swasta maupun klinik agar mewaspadai virus corona B117.

“Sejak temuan B117 di Karawang kita sebenarnya satgas sudah langsung mewaspadai, dan sudah meminta faskes meningkatkan kewaspadaannya,” katanya pada Rabu (17/3/2021).

Dia menyebut telah berkoordinasi untuk mengetahui lebih lanjut karakteristik dari virus tersebut.

“Karakteristiknya tidak beda jauh dengan corona yang covid-19, cuma tingkat penyebarannya lebih cepat,” ucapnya.

Sejauh ini, sambung Masrikoh, tidak ditemukan adanya varian baru itu di Kabupaten Bekasi. Akan tetapi, pihaknya tetap melakukan peningkatan kewaspadaan.

Peningkatan kewaspadaan ini dilakukan karena mutasi virus itu ditemukan di wilayah Karawang dan Bogor yang dekat dengan Kabupaten Bekasi.

“Maka itu Satgas mengintruksikan pada seluruh fasilitas kesehatan agar mewaspadai gejala tidak biasa dari B117. Bila ada gejala aneh dengan corona baru ini, segera laporkan agar ditelusuri lebih lanjut,” ucap dia.

Bupati Eka Supria Atmaja mengimbau masyarakat tidak panik. Kendati penyebarannya lebih cepat, penyebaran B117 tetap bisa dicegah.

Yakni dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Tingkat kedisiplinan masyarakat sebenarnya sudah baik, itu makanya Kabupaten Bekasi tidak lagi zona merah. Tapi bukan berarti kedisiplinan itu kendor. Apalagi dengan varian baru ini justru harus makin disiplin agar pandemi ini segera berakhir,” ucap dia.

Seperti diketahui, B117 pada umumnya menimbulkan gejala mirip dengan covid-19.

Hanya, berdasarkan temuan kasus di sejumlah negara, terdapat beberapa gejala berbeda.

Gejala tersebut di antaranya kelelahan dan merasa lesu, mual hingga pusing, nyeri otot hingga perubahan warna pada jari tangan dan kaki.

Baca juga: Penataan Kawasan Danau Duta Harapan Jadi Tempat Wisata Minim Dana, Disparbud Butuh Bantuan Swasta

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved