Sport

Menpora Zainudin Amali Sebut Mendikbud Beri Respons Positif Terhadap Grand Desain Olahraga Nasional

Menpora Zainudin Amali mengatakan bahwa grand desain olahraga nasional yang dirancang mendapat sambutan positif dari Mendikbud Nadiem Makarim.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (kanan) memimpin rapat terbatas persiapan penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI pada Senin, 15 Maret 2021, di Istana Merdeka, Jakarta 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengikuti rapat terbatas bersama yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

Dalam kesempatan tersebut, Zainudin menyampaikan dua agenda yang dijalankan oleh Kemenpora.

Pertama, soal agenda tentang desain besar olahraga nasional atau yang dikenal selama ini dengan grand desain olahraga nasional.

Kedua, tentang penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI di Papua tahun 2021.

Khusus grand desain olahraga nasional, Zainudin mengatakan bahwa kini pihaknya terus membenahinya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo pada perayaan Haornas September lalu meminta kepada Kemenpora untuk mereview total terhadap ekosistem pembinaan prestasi olahraga Nasional.

Kemudian, penggunaan big data selain itu juga arahan Presiden Joko Widodo tentang menjadikan sport science sebagai unsur utama di dalam pembinaan olahraga nasional.

“Atas arahan Bapak Presiden dan perintah beliau ketika itu kepada saya sebagai Menpora, kami agar menyusun desain besar tentang olahraga nasional tentu dengan kerja sama dengan stakeholder besar lainnya dengan KONI, KOI, dan NPC serta perguruan tinggi, para akademisi, para praktisi di bidang olahraga,” kata Zainudin, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Joko Widodo: PON XX dan Peparnas XVI Papua Digelar dengan Utamakan Prokes dan Keselamatan Atlet

Baca juga: Esports Buatan Indonesia Lokapala akan Dipertandingkan di PON XX 2021 Papua

Baca juga: Aceh dan Sumatera Utara Jadi Tuan Rumah PON XXI 2024

"Kami lakukan ini selama beberapa waktu setelah mendapatkan arahan dari Bapak Presiden. Setelah itu, kami mendatangi kota-kota dan perguruan tinggi untuk uji coba publik desain olahraga nasional. Sehingga, dalam perjalanannya itu juga dapat masukkan dari para praktisi dan para akademisi dan stakeholder olahraga. Hari ini, saya diberi kesempatan untuk memaparkan di hadapan Bapak Presiden," tutur Zainudin.

"Pada intinya, arahan Bapak Presiden desain besar ini diterima tentu ada tambahan sana sini, ada masukan dari beberapa menteri yang hadir. Ini akan jadi masukan kami untuk melengkapi lagi,” ujar Zainudin.

Di samping itu, Kemenpora juga merencanakan akan membuat 10 centra pemusatan latihan di beberapa daerah tertentu yang disesuaikan dengan potensi yang ada dan yang paling mendasar adalah potensi talenta ketika di SD.

Bahkan, Mendikbud Nadiem Makarim yang hadir dalam kegiatan tersebut mendukung rencana Kemenpora yang akan melihat potensi atlet dari sekolah.

"Tadi, Mendikbud juga memberikan respon yang luar biasa positif. Beliau akan melakukan tugasnya seperti yang ada dalam desain besar ini. Kemudian, centra-centra ini akan berisi anak-anak kita yang punya potensi yang sudah terseleksi usia SMP. Selanjutnya, usai SMA kita kan dorong ke Cibubur tempat SKO kita," kata Zainudin 

"Nanti, kami juga pertimbangkan untuk bisa melihat Hambalang. Menjadi tempat untuk centra atlet senior dan atlet elite kita yang sudah siap untuk bisa bertanding. Tentu, ini rangkaian panjang untuk sebuah prestasi. Menurut para pakar minimal membutuhkan waktu 10 tahun atau kira-kira 10.000 jam untuk bisa menuju prestasi,” papar Zainudin.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved