Sabtu, 18 April 2026

Pengguna Android

Facebook Meluncurkan Instagram Lite untuk Pengguna Android yang Memiliki Koneksi Internet Terbatas

Facebook meluncurkan aplikasi Instagram Lite dengan versi lebih ringan, untuk mengakomodir pengguna Android yang memiliki koneksi internet terbatas.

Editor: Valentino Verry
CNN.com
Logo Google dan Facebook. Facebook meluncurkan aplikasi Instagram Lite dengan versi lebih ringan, untuk mengakomodir pengguna Android yang memiliki koneksi internet terbatas. 

Peluncuran roket itu dilakukan di Situs Peluncuran Luar Angkasa Wenchang, di provinsi Hainan selatan China. Roket tersebut diketahui membawa satelit bernama Shiyan-9 sebagai pengujian teknologi baru milik China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC).

Mengutip laporan CNN, CASC memang tengah serius menggarap proyek satelit eksperimental hanya dalam delapan bulan. Pencapaian itu diklaim merupakan rekor terbaru untuk satelit penginderaan jauh ukuran menengah hingga besar yang bisa diselesaikan kurang dari setahun.

Pada peluncuran itu, roket tersebut berhasil meluncur ke orbit geosinkron yang sesuai dengan rotasi bumi. CASC mengklaim keberhasilan peluncuran tersebut di akun media sosial resminya 40 menit kemudian setelah satelit itu mengorbit.

Baca juga: Jejak Historis Aviasi di Pulau Biak hingga Ketertarikan SpaceX Bikin Stasiun Antariksa di Sana

Baca juga: Mengenal SpaceX, Perusahaan Milik Elon Musk yang Akan Bangun Stasiun Antariksa di Biak, Papua

Baca juga: Satelit Merah Putih Milik Telkom Indonesia Resmi Diluncurkan SpaceX dari Amerika Serikat

Setelah misi ini sukses, CASC berencana   melaksanakan tiga hingga lima misi barunya. Misi peluncuran roket itu dami antaranya adalah roket CZ-7A yang akan diluncurkan hingga 2025.

Kesuksesan peluncuran ini disebut sebagai terobosan awal bagi China yang berhasil mengembangkan teknologi satelit. Hal itu dikarenakan Long March 7A dapat meningkatkan bobot muatan ke orbit geosynchronous dari 5,5 ton menjadi 7 ton.

Perlu diketahui, CZ-7A adalah roket berbahan bakar cair tiga tahap dengan beban pengangkatan sedang. Pesawat ini dipryeksikan akan memainkan peran penting dalam misi orbit tinggi China dalam beberapa tahun ke depan.

Spesifikasi roket ini memiliki panjang  60 meter dan mempunyai berat 573 ton. Roket ini dirancang terutama untuk pengiriman satelit geostasion dan dapat diluncurkan dari situs Wenchang dan Pusat Peluncuran Satelit Xinchang di provinsi Sichuan.

CZ-7A merupakan varian dari Roket CZ-7 yang dirancang untuk meluncurkan pesawat kargo ke stasiun antariksa Tiangong. Bermodalkan kapasitas muatan lebih dari 13,5 ton, CZ-7 dapat mengirim lebih banyak pasokan ke luar angkasa pada satu waktu peluncuran saja.

Suksesor roket ini juga bisa mewujudkan rencana astronot China untuk tinggal di stasiun luar angkasa dengan waktu yang lebih lama.

Atas keberhasilan ini, China optimis akan meluncurkan 11 misi tahun ini dan tahun depan saat membangun stasiun luar angkasa Tiangong. 11 misi itu di antaranya tiga peluncuran modul, empat misi kargo Tianzhou, dan empat penerbangan awak.

Long March 7 membuat 12 terobosan dan menguasai 96 teknologi utama, serta mewakili kemampuan mutakhir penelitian dan pengembangan roket China. (Hari Darmawan)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved