Breaking News:

Kasus Rizieq Shihab

Kasus Unlawful Killing Disidik Bareskrim, FPI Berharap Pelaku dan Komandannya Jadi Tersangka

FPI juga berharap Polri menyelidiki dugaan adanya kelalaian dari atasan para pelaku saat mengeksekusi ketiga pengawal Rizieq Shihab.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kuasa Hukum FPI Aziz Yanuar mengharapkan para pelaku pembunnuhan 6 anggota FPI mendapatkan sanksi setimpal. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Front Persaudaraan Islam (FPI) menanggapi peningkatan status perkara dugaan pembunuhan di luar hukum (unlawful killing) terhadap 6 pengawal Rizieq Shihab, oleh personel Polda Mtero Jaya.

Kuasa Hukum FPI Aziz Yanuar mengharapkan para pelaku mendapatkan sanksi yang setimpal, usai telah menghilangkan nyawa orang.

FPI juga mendoakan agar pelaku diberikan hidayah.

Baca juga: Komisaris Utama Sriwijaya Air Diduga Kecipratan Uang Korupsi Asabri

"Harapannya semoga Allah sadarkan para pelaku kezaliman," kata Aziz saat dikonfirmasi, Kamis (11/3/2021).

Selain 3 personel tersebut, kata Aziz, FPI juga berharap Polri menyelidiki dugaan adanya kelalaian dari atasan para pelaku saat mengeksekusi ketiga pengawal Rizieq Shihab.

Mereka berharap seluruh pelaku segera ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Brigjen Prasetijo Utomo Terima Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara, Jaksa Masih Pikir-pikir

"Seluruhnya beserta komandan-komandannya ditetapkan tersangka," harapnya.

Sebelumnya, Bareskrim meningkatkan status perkara dugaan pembunuhan di luar hukum alias unlawful killing terhadap enam anggota Front Pembela Islam (FPI) di jalan tol Jakarta-Cikampek, dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Peningkatan status perkara tersebut dilakukan setelah penyidik Bareskrim bersama Itwasum dan Propam Polri, melakukan gelar perkara, Rabu (10/3/2021).

"Hasil daripada gelar perkara hari ini, status dinaikkan menjadi penyidikan, dengan yang disangkakan terhadap 3 anggota Polri," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: Jangan Khawatir, Penderita Long Covid-19 Tak Bakal Menularkan Virus kepada Orang Lain

Rusdi menuturkan, penetapan status perkara tersebut sesuai dengan rekomendasi dari Komnas HAM.

Polri juga berkomitmen menyelesaikan perkara tersebut.

"Tentunya Polri akan menyelesaikan perkara ini."

Baca juga: Polisi Virtual Tegur 79 Akun Medsos Berpotensi Langgar UU ITE, Kebanyakan Unggah Sentimen Pribadi

"Ini sejalan dengan rekomendasi dari Komnas HAM."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved