Breaking News:

Virus Corona Jakarta

Pemprov DKI Berikan Lampu Hijau Usaha Karaoke Bisa Beroperasi di Tengah Pandemi Covid-19

Pemprov DKI memberikan lampu hijau usaha karaoke untuk dapat kembali beroperasi di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Hertanto Soebijoto
Dok. Satpol PP Kota Tangsel
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan lampu hijau usaha karaoke untuk dapat kembali beroperasi ditengah pandemi Covid-19. Foto dok: Razia pelanggar PSBB di tempat karaoke dan hotel di kawasan Serpong, Tangerang Selatan oleh Satpol PP Kota Tangsel pada Kamis (25/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM,GAMBIR -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan lampu hijau usaha karaoke untuk dapat kembali beroperasi ditengah pandemi Covid-19.

Diketahui jika usaha karaoke hingga saat ini belum dapat beroperasi.

Sinyal dapat kembalinya beroperasi usaha karaoke ini pun tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor 64/SE/2021 tentang Persiapan Pembukaan Kembali Usaha Karaoke di Provinsi DKI Jakarta.

Video: Satgas Covid-19 Nasional Bina Kampung Tangguh Jaya Desa Wangunharja

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Gumilar Ekalaya menyatakan dalam surat edaran itu, pihaknya meminta para pengusaha di sektor usaha ini untuk melakukan persiapan beroperasi kembali.

"Usaha karaoke sedang dipersiapkan untuk dibuka kembali pada masa Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dengan mengajukan permohonan pembukaan kembali," kata Gumilar Ekalaya, Rabu (10/3/2021).

Kendati demikian, untuk membuka kembali usaha karaoke, bagi pengusaha untuk dapat membuat permohonan pembukaan kembali usaha karaoke kepada Tim Gabungan melalui Disparekraf DKI

Baca juga: Seorang Gadis Kecil di Cikarang Tenggelam saat Buang Air di Jamban Pinggir Kali, Ini Penyebabnya

Baca juga: Wali Kota Imbau ASN Se-Jakarta Barat Tetap di Rumah Saat Libur Panjang Isra Miraj dan Nyepi

Sebelum membuka usahanya, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pengelola karaoke.

Nantinya, para pengusaha karaoke diminta untuk terlebih dulu mengajukan surat permohonan beroperasi kembali ke Disparekraf DKI

Dalam mengajukan surat permohonan itu, para pengusaha diminta untuk melampirkan KTP penanggung jawab, Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP), rencana protokol kesehatan yang bakal diterapkan di tempat usahanya.

"Mempersiapkan pembentukan Tim Satgas Covid-19 Internal pada tempat usaha," katanya.

Baca juga: Ini Alasan Wali Kota Bima Arya Hentikan Sementara Kebijakan Ganjil Genap di Kota Bogor

Terpisah, Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparekraf DKI Jakarta Bambang Ismadi mengatakan, meski dalam surat edaran itu diminta untuk menyiapkan diri, namun pihaknya belum memberikan izin usaha karaoke dibuka kembali.

"Jadi sifatnya melihat persiapan dan kesiapan para pengelola usaha karaoke," ucapnya.

Ia pun menegaskan, pihaknya hanya meminta mereka mempersiapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di tempat usahanya.

"Belum boleh. Yang mau buka harus mengajukan protokolnya lebih dahulu secara ketat," kata Bambang. (JOS).

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved