Breaking News:

Virus Corona Bogor

Bima Arya: Vaksin Covid-19 Telah Bekerja, Terbukti Nakes Tertular di Kota Bogor Nihil

Bima Arya Sugiarto menyebut vaksin Covid-19 yang telah disuntikkan kepada nakes di Kota Bogor mulai bekerja dengan baik terbukti nakes terpapar nihil.

Dok. Pemkot Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebut, vaksin Covid-19 yang telah disuntikkan kepada nakes di Kota Bogor mulai bekerja dengan baik terbukti nakes terpapar nihil. Foto dok: Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap dua di Botani. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR -- Tenaga kesehatan atau nakes di Kota Bogor yang terdata pada Sistem Informasi SDM Kesehatan berjumlah 10.772 orang.

Sementara itu yang terdata sebagai penerima vaksin ada 10.742 atau sudah 99,72 persen.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebut vaksin Covid-19 yang telah disuntikkan kepada tenaga kesehatan (nakes) di Kota Bogor, Jawa Barat, mulai bekerja dengan baik dan terbukti nakes terpapar Covid-19 nihil.

"Vaksin itu mulai bekerja meningkatkan antibodi. Dampaknya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 menurun dratis," kata Bima Arya di Kota Bogor, Selasa (9/3/2021).

Video: Konferensi Pers Menpora Terkait Evaluasi Prokes pada Laga Uji Coba

Bima Arya menjelaskan pada Februari 2021 masih ada 10 nakes yang terpapar Covid-19 tapi pada Maret ini nihil, tidak ada sama sekali yang terpapar.

"Artinya vaksin yang telah disuntikkan kepada nakes pada tahap pertama telah bekerja dengan baik dan tidak ada efek samping," katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan, nakes di Kota Bogor yang terdata pada Sistem Informasi SDM Kesehatan berjumlah 10.772 orang dan yang terdata sebagai penerima vaksin ada 10.742 atau sudah 99,72 persen.

Baca juga: UPDATE Tinggi Muka Air Rabu 10 Maret: Waspada Kenaikan Air di Pos Pantau Angke Hulu dan Pasar Ikan

Baca juga: UPDATE Prakiraan Cuaca Rabu 10 Maret: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir dan Angin Kencang di Jakarta

Dari jumlah 10.742 orang yang disuntik vaksin pada pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama, Januari hingga akhir Februari, ada 8.276 orang atau 76,83 persen.

Sedangkan 2.296 orang atau 21,37 persen batal divaksin karena beberapa sebab yakni, komorbid, penyintas serta sedang hamil dan menyusui.

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved