Partai Politik
Heboh SBY Disebut Sedang Kena Karma Terkait Moeldoko, Kasus Kuda Tuli dan PKB Muhaimin Buktinya?
Karma menjadi trending. Hukum sebab akibat itu disebutkan sedang menimpa Partai Demorat, khususnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Konsep ini berasal dari India kuno dan dijaga kelestariannya di filsafat Hindu, Jain, Sikh dan Buddhisme.
Dalam konsep "karma", semua yang dialami manusia adalah hasil dari tindakan kehidupan masa lalu dan sekarang.
Efek karma dari semua perbuatan dipandang sebagai aktif membentuk masa lalu, sekarang, dan pengalaman masa depan.
Baca juga: Mensos Resmikan Sentra Kreasi Atensi di Balai Disabilitas Kartini Temanggung
Hasil atau 'buah' dari tindakan disebut karmaphala.
Karena pengertian karma adalah pengumpulan efek-efek (akibat) tindakan/perilaku/sikap dari kehidupan yang lampau dan yang menentukan nasib saat ini, maka karma berkaitan erat dengan kelahiran kembali (reinkarnasi).
Segala tindakan/perilaku/sikap baik maupun buruk seseorang saat ini juga akan membentuk karma seseorang di kehidupan berikutnya.
Kasus Kuda Tuli
Dugaan keterlibatan Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dalam tragedi berdarah 27 Juli 1996 tidak pernah terbukti sampai saat ini.
Meski demikian, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sempat menyeret kembali SBY dalam kasus penyerangan kantor PDI di Jalan Diponegoro, Menteng, tersebut di tengah proses persiapan pemilu presiden 2019.
Kala itu, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto meminta SBY mengungkap informasi seputar tragedi tersebut.
PDIP memang berencana segera membuat laporan agar Komnas HAM menelisik dugaan pelanggaran HAM dalam tragedi ini.
Baca juga: Jadwal Bola Akhir Pekan via Live Streaming, Juventus vs Lazio Disiarkan Langsung RCTI
Peristiwa ini sebenarnya sudah terjadi puluhan tahun lalu, tepatnya pada 27 Juli 1996.
Dalam tragedi ini, Ketua Umum PDI hasil kongres Medan Soerjadi dan beberapa prajurit Tentara Nasional Indonesia menyerbu dan menguasai Kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro 58,
Walhasil, ratusan orang luka-luka dan lima orang meninggal dunia.
Dalam catatan Tempo, setidaknya ada tiga keterangan yang menjadi dugaan keterlibatan SBY dalam tragedi ini:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/presiden-ke-6-republik-indonesia-susilo-bambang-yudhoyono-sby-3.jpg)