Partai Politik
Heboh SBY Disebut Sedang Kena Karma Terkait Moeldoko, Kasus Kuda Tuli dan PKB Muhaimin Buktinya?
Karma menjadi trending. Hukum sebab akibat itu disebutkan sedang menimpa Partai Demorat, khususnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
1. Kesaksian Ketua Tim Pembela Demokrasi Indonesia, R.O. Tambunan
Sekitar awal Juli 2004, Ketua Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) R.O.
Tambunan mengatakan dirinya pernah berbicara dengan Sutiyoso, bekas Panglima Kodam Jaya saat itu.
TPDI merupakan perpanjangan tangan dari korban tragedi.
Menurut dia, Sutiyoso telah terang-terangan mengakui keterlibatan SBY dalam aksi berdarah itu.
Baca juga: RAMALAN SHIO, Sabtu 6 Februari 2021 Ada 7 Shio Raup Keuntungan Karena Pintar Kelola Uang
"Pengakuan Sutiyoso itu sebelum dia terpilih sebagai Gubernur DKI kedua kalinya," ujar Tambunan sebagaimana dikutip dari Majalah Tempo edisi 26 Juli 2004.
Sebaliknya, Sutiyoso justru membantah cerita itu.
Dia malah mengaku belum pernah bertemu Tambunan, dan bahkan tidak mengenal pengacara senior itu.
"Tak pernah. Saya tidak pernah bertemu dia. Seratus persen itu ngawur," ujarnya.
Lalu di tahun yang sama, justru Sutiyoso, atasan dari SBY yang saat itu menjadi Kepala Staf Kodam, yang ditetapkan polisi sebagai tersangka dalam kasus ini.
2. Laporan Akhir Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Dalam sebuah laporan akhir yang diperoleh Tempo. Laporan itu menyebut pertemuan tanggal 24 Juli 1996 di Kodam Jaya dipimpin oleh Kepala Staf Komando Daerah Militer Jaya Brigadir Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono.
Rapat dihadiri juga Brigjen Zacky Anwar Makarim, Kolonel Haryanto, Kolonel Joko Santoso, dan Alex Widya Siregar.
Baca juga: Keris Berpendar Muncul di Bawah Pohon Pisang, 3 Bocah Terkejut Temukan Berbagai Benda Pusaka
Dalam rapat itu, disebutkan bahwa SBY memutuskan penyerbuan atau pengambilalihan kantor DPP PDI oleh Kodam Jaya.
3. Kesaksian Kepala Staf Umum ABRI, Letjen (Purn) Soeyono
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/presiden-ke-6-republik-indonesia-susilo-bambang-yudhoyono-sby-3.jpg)