Breaking News:

VIDEO Komunitas Skateboard, Berselancar Saat Pandremi di Taman Spot Budaya Dukuh Atas 2

Rivat mengatakan cukup sering berlatih skateboard di Taman Spot Budaya Dukuh Atas 2. Setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu sore ia berlatih skateboard

Wartakotalive.com/Desy Selviany
Taman Spot Budaya Dukuh Atas 2 dikunjungi sekira lima pemain skateboard Jumat (5/3/2021) sore.  

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Desy Selviany

WARTAKOTALIVE.COM, SETIABUDI -Taman Spot Budaya Dukuh Atas 2 dikunjungi sekira lima pemain skateboard Jumat (5/3/2021) sore. 

Di taman tersebut, para remaja itu berlatih sekaligus unjuk gigi keahlian dalam bermain skateboard.

Satu di antaranya adalah Rivat. Warga asal Tangerang Selatan, Banten itu mengaku datang ke Setiabudi, Jakarta Selatan hanya untuk bermain skateboard.

Remaja berusia 17 tahun itu baru kegandurangan bermain skateboard sejak Pandemi Covid-19.

Baca juga: Lokasi Skate Park Banyak yang Rusak, Irfan Terpaksa Main Skateboard di Trotoar

Baca juga: Anies Undang ke Balai Kota, Satpol PP DKI Tak Larang Main Skateboard di Trotoar, Ini Syaratnya

Ia baru membeli papan luncurnya pada Agustus 2020 seharga Rp800 ribu.

Rivat mengatakan cukup sering berlatih skateboard di Taman Spot Budaya Dukuh Atas 2.

Setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu sore ia berlatih skateboard di lokasi tersebut.

Rivat mengetahui terkait kejadian pemain skateboard yang sempat bersitegang dengan Satpol PP. Ia tahu lewat video yang viral di media sosial.

Baca juga: Temui Komunitas Skateboard, Anies Beri 7 Poin, Izinkan Main di Trotoar, Dilarang CatCalling Pejalan

Siswa kelas XII itu tidak membenarkan kedua belah pihak. Menurutnya baik Satpol PP dan pemain skateboard sama-sama salah.

Halaman
123
Penulis: Desy Selviany
Editor: Murtopo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved