Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Setahun Covid-19 di Indonesia, Pemkot Bogor Turunkan Kasus Positif Covid-19 Melalui Ganjil Genap

Setahun Covid-19 di Indonesia, Pemkot Bogor turunkan kasus positif Covid-19 melalui ganjil genap.

Dok. Pemkot Bogor
Setahun Covid-19 di Indonesia, Pemkot Bogor turunkan kasus positif Covid-19 melalui ganjil genap. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Setahun Covid-19 di Indonesia, Pemkot Bogor turunkan kasus positif Covid-19 melalui kebijakan ganjil genap.

Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mengatasi pandemi Covid-19 yang sudah satu tahun melanda Indonesia, bahkan dunia.

Mulai dari kampanye masif protokol kesehatan (prokes), Jaring Pengaman Sosial (JPS) hingga vaksinasi bagi masyarakat Kota Bogor.

Selain itu, Pemkot juga sudah melakukan upaya yang berkaitan dengan pengadaan peralatan medis dan peralatan pendukung lainnya.

"Semua sudah kita lakukan secara maksimal selama satu tahun ini. Langkah final penuntasan masalah Covid ini memang seharusnya adalah vaksinasi," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim di Balai Kota, Kamis (4/3/2021).

"Alhamdulillah Indonesia saat ini sudah memiliki cadangan atau memiliki sumber - sumber vaksin yang dibeli dari berbagai perusahaan," tambahnya.

Baca juga: Pemkot Bogor Jadikan Pusdiklatwas BPKP Ciawi Sebagai Pusat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Kota Bogor

Dedie menyebutkan bahwa dari total penduduk Kota Bogor sekitar 1,1 juta jiwa, akan ada 700-800 ribu warga yang akan mendapat vaksin dan saat ini proses vaksinasi masih terus berjalan

Menurut Dedie, ada kebijakan-kebijakan yang memang ternyata sangat cocok sebagai upaya menurunkan tingkat penularan corona. Salah satunya adalah kebijakan Ganjil Genap.

"Ganjil Genap ini diindikasikan menurut kami, bahwa memang ternyata berhasil menurunkan potensi kerumunan yang dihasilkan dari pertemuan warga dari luar Kota Bogor menuju Kota Bogor," ujarnya.

Baca juga: Polresta Bogor Kota Luncurkan Si Pobo, Teman Bermain untuk Tingkatkan Kreativitas Anak di Kota Bogor

Namun diakuinya ada resiko dampak ekonomi yang terjadi. Untuk itu, pihaknya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sepakat melakukan relaksasi dengan meniadakan Ganjil Genap sementara.

Halaman
12
Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved