Breaking News:

Berita Nasional

Hendak Bubarkan KLB, Kader Demokrat Dihadang Ormas Pemuda Pancasila, Andi Arief Ngadu ke Mahfud MD

Sejumlah kader Partai Demokrat yang Sumatera Utara yang ingin mendatangi lokasi digelarnya Kongres Luar Biasa di satu hotel di Deli Serdang dihadang

Istimewa
Kader Partai Demokrat bersitegang dengan Ormas Pemuda Pancasila yang menjaga Kongres Luar Biasa 

Kedatangan kader partai berlambang Mercy itu, untuk membuat laporan terkait kegiatan Kongres Luar Biasa (KLB) yang dianggap ilegal.

Tampak Ketua DPD Demokrat Sumut Heri Zulkarnaen, didampingi sejumlah pengurus lainnya.

Sejumlah kader partai berlambang mercy itu, terlihat membentangkan spanduk di Mapolrestabes Medan.

Pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang diungkapkan dalam konferensi pers di Taman Politik, Wisma Proklamasi DPP Demokrat, Senin (1/2/2021) membuat geger publik. Pasalnya, AHY mengungkapkan bahwa adanya gerakan politik yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat.
Pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang diungkapkan dalam konferensi pers di Taman Politik, Wisma Proklamasi DPP Demokrat, Senin (1/2/2021) membuat geger publik. Pasalnya, AHY mengungkapkan bahwa adanya gerakan politik yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat. (Youtube Agus Yudhoyono)

Spanduk tersebut bertuliskan mengenai Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal yang berlangsung di salah satu hotel di kawasan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang.

Heri Zulkarnaen mengatakan, kegiatan KLB tersebut ilegal.

“Saya tidak terima Sumatera Utara dijadikan tempat untuk menyelenggarakan kegiatan ilegal yang melanggar kehormatan dan kedaulatan Partai Demokrat,” ujarnya di Mapolrestabes Medan.

Pantauan di lokasi, pihak Partai Demokrat Sumut saat ini masih berkoordinasi dengan kepolisian di Polrestabes Medan.

Sementara, dalam penjelasannya, Heri sendiri yang menemukan daftar nama tamu di sebuah hotel di Kabupaten Deliserdang.

Ia pun menyebutkan nama-nama mantan kader Demokrat serta Kepala KSP Moeldoko.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa 8,1 Magnitude dan Peringatan Tsunami di Laut Pasifik, Gempa Terkuat di Dunia

"Kami laporkan dulu ya ke Sat Intel," ungkapnya sembari bergerak masuk ke dalam ruangan Sat Intelkam Polrestabes Medan.

Halaman
1234
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved