Breaking News:

Kesehatan

Cara Mencegah Obesitas Mulai dari Membaca Label Makanan

membaca label akan mencegah risiko obestitas serta penyakit tidak menular lain. Karena kita akan tahu berapa kalori yang masuk ke tubuh.

womenshealth.gov
Ilustrasi perempuan dengan obesitas 

Data menunjukkan bahwa 1 dari 2 Ibu hamil mengalami anemia (48 persen).

Di sisi lain, Indonesia juga dihadapkan pada masalah gizi lebih (obesitas) terutama pada usia dewasa.

Baik pada pria maupun wanita dengan prevalensi obesitas pada wanita lebih tinggi dari pria. 

Data menunjukkan bahwa tingkat obesitas pada orang dewasa meningkat dari 14,8 persen menjadi 21,8 persen.

Prevalensi berat badan berlebih juga meningkat dari 11,5 persen di 2013 ke 13,6 persen di 2018.

"Kondisi pandemi saat ini menghadirkan tantangan tersendiri karena adanya perubahan gaya hidup dan kondisi lingkungan," kata Dipo saat menjadi pembicara di Workshop 'Cerdas Baca Label Kemasan, Hindari Risiko Obesitas', Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Obesitas dan Kurang Aktivitas Fisik Jadi Penyebab Utama Diabetes

Pembatasan aktivitas keluar rumah yang dibarengi peningkatan waktu berada di depan gadget, menyebabkan penurunan aktivitas fisik dan peningkatan konsumsi makanan.

Terutama makanan siap saji dan pangan olahan yang dipesan secara online.

Kondisi itu dapat menjadi faktor risiko terjadinya obesitas sehingga dapat berdampak pada peningkatan penyakit tidak menular dan beban ekonomi negara.

Dipo menjeaskan, masyarakat tetap dapat mengambil nilai positif dari kondisi saat ini.

Halaman
1234
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved