Ajak Rakyat Benci Produk Luar Negeri, Jokowi: Gitu Aja Ramai
Presiden Jokowi heran pernyataannya soal benci produk dari luar negeri, menjadi ramai.
Salam kebajikan.
Yang saya hormati para Menteri Kabinet Indonesia Maju;
Yang saya hormati Pimpinan Komisi VI DPR RI;
Yang saya hormati para Pejabat Eselon I dan seluruh jajaran Kementerian Perdagangan, serta perwakilan perdagangan yang ada di luar negeri;
Yang saya hormati Kepala Dinas Perdagangan Provinsi, Kabupaten, dan Kota yang hadir;
Yang saya hormati Ketua Umum KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) dan para Ketua Asosiasi pelaku usaha;
Hadirin dan Undangan yang berbahagia.
Kita tahu semuanya, satu tahun sudah pandemi Covid-19 melanda dunia. Tidak terkecuali negara kita Indonesia, terkena semuanya.
Dan dalam situasi perekonomian dunia yang penuh dengan ketidakpastian ini, kita patut bersyukur bahwa kinerja perdagangan luar negeri, ekspor, cukup baik.
Tadi sudah disampaikan oleh Menteri Perdagangan, neraca perdagangan kita tahun 2020 mengalami surplus USD21,7 miliar, surplus.
Karena yang lalu-lalu selalu kita enggak pernah yang namanya surplus.
Tapi akibat pandemi Covid-19 selama setahun ini, kinerja perekonomian kita sangat terganggu.
Kita tahu growth di tahun 2020, pertumbuhan ekonomi kita jatuh di minus 2,19.
Dan, akibat pandemi Covid-19 selama setahun ini, kinerja perekonomian kita berada dalam situasi yang tidak mudah, berada dalam situasi yang tidak gampang.
Oleh sebab itu, kita semua harus bekerja keras untuk mempercepat pemulihan perekonomian nasional kita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jokowi-mengucapkan-selamat-harlah-ke-95-nahdlatul-ulama.jpg)