Kamis, 7 Mei 2026

Relaksasi PPnBM

Nissan Livina Kena Diskon PPnBM, Harga Turun hingga Rp 16 Juta

NMDI memastikan pasokan Nissan All New Livina akan disesuaikan dengan permintaan pasar.

Tayang:
Editor: Feryanto Hadi
Nissan Indonesia
Nissan Livina Sporty Package, eksklusif hanya 100 unit 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kembaran Mitsubishi Xpander, yakni Nissan Livina juga mendapatkan relaksasi PPnBM dari Pemerintah.

Nissan Livina memenuhi kriteria penerima penghapusan PPnBM karena memiliki mesin 1.499 cc, dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 70 persen, diproduksi di Indonesia, berpenggerak roda 4x2 dan tidak termasuk mobil jenis LCGC.

Head of Marketing-Communication Nissan Motor Distribution Indonesia (NMDI), Julian Olmon mengungkap besaran potongan Nissan Livina usai mendapat relaksasi PPnBM.

"Penurunan harga impact PPnBM untuk Nissan All New Livina Rp 13 juta - Rp 16 juta," tutur Julian saat dihubungi Tribunnews, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Brio RS Turun Rp 11 Juta Lebih, Ini Daftar Lengkap Potongan PPnBM Mobil Honda

Baca juga: Pajak PPnBM Dihapus, Wuling Confero Turun Harga hingga Rp 11,5 Juta, Cek Harganya

NMDI memastikan pasokan Nissan All New Livina akan disesuaikan dengan permintaan pasar.

"Kami menyiapkan unitnya berdasarkan permintaan pasar," imbuh Julian.

Nissan Motor Distribution Indonesia berharap dengan adanya penghapusan PPnBM akan meningkatkan permintaan konsumen terhadap Livina di tahun ini.

"Harapannya terjadi peningkatan permintaan pasar, khususnya untuk Nissan All New Livina," ungkapnya.

Penjelasan Menteri Airlangga

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menjelaskan alasan pemerintah memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah atau PPnBM. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, hal ini dikarenakan industri manufaktur berkontribusi 19,88 persen terhadap pertumbuhan domestik bruto (PDB). 

"Namun, ini kontraksi di sektor alat berat, alat angkut, otomotif turun ke minus 19,86 persen. Kemudian industri ini, turun kurang dari 50 persen di sisi kapasitas normal dari 80 persen ke 40 persen," ujarnya saat konferensi pers, Senin (1/3/2021). 

Baca juga: Uang APM untuk Bayar PPnBM Mobil Sebelum Maret 2021 Tidak Kembali

Kemudian, Airlangga menjelaskan, lebih rinci lagi untuk motor turun 43,57 persen, mobil 48,38 persen, dan suku cadang 23 persen. 

Selain itu, sektor otomotif memiliki 1,5 juta tenaga kerja secara langsung dan 4,5 juta tidak langsung, serta ada 7.451 pabrik atau Rp 700 triliun sumbangan terhadap PDB. 

Baca juga: Berikut Data Lengkap Mobil yang Kena Penghapusan Pajak, Potongan Harga Sampai Puluhan Juta Rupiah

"Nah sektor ini yang dibawah 1.500 cc, tingkat kandungan dalam negerinya tertinggi, sehingga diberikan fasilitas pengurangan PPnBM selama 3 bulan yaitu mulai 100 persen, 50 persen, dan 25 persen," pungkas Airlangga.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved