Breaking News:

Berita Bogor

Bupati Bogor Ade Yasin akan Naikkan Insentif Linmas dari Rp 200.000 Menjadi Rp 300.000 Per Bulan

Bupati Bogor Ade Yasin akan menepati janji dengan menaikkan tunjangan untuk satuan Linmas dari 200 menjadi 300 ribu per bulan

Wartakotalive/Hironimus Rama
Pemkab Bogor berencana akan menaikkan insentif bagi satuan linmas (perlindungan masyarakat) 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan tunjangan dan insentif bagi pelayan publik yang berada di garis terdepan melayani masyafakat.

Setelah menaikkan tunjangan RT/RW, Pemkab Bogor berencana akan menaikan insentif bagi satuan linmas (perlindungan masyarakat).

"Tahun ini juga insyaAllah, Pemerintah Kabupaten Bogor berencana akan menaikan insentif linmas, dari Rp 200.000 menjadi Rp 300.000 per bulan. Jadi linmas dapat 3,6 jt dalam setahun,” kata Bupati Bogor Ade Yasin di Cibinong, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: HUT Damkar ke-102, Bupati Bogor Ade Yasin Akan Tambah 3 UPT Damkar di Kabupaten Bogor

Baca juga: Pemkab Bogor Nilai PPKM Mikro Efektif Turunkan Kasus Positif Covid-19, Angka Kematian Relatif Rendah

Ade Yasin menuturkan, nominal insentif tentunya tak seberapa dibandingkan dengan pengabdian dan tugas mulia melayani masyarakat. 

“Khusus RT/RW dan Linmas, jika terjadi masalah di lingkungan, mereka inilah yang paling depan mengatasinya,” ujarnya.

Bupati Bogor Ade Yasin
Bupati Bogor Ade Yasin (Wartakotalive/Hironimus Rama)

"Semoga dengan diberikannya bentuk perhatian dari kami, ini dapat memotivasi untuk lebih giat dalam pengabdian kepada masyarakat dan semangat memajukan wilayahnya masing-masing,” imbuhnya.

Ade Yasin menerangkan bahwa pemberian insentif bagi RT/RW dan Linmas di Kabupaten Bogor merupakan bentuk apresiasi karena mereka  berada di garda terdepan dalam penanganan Covid-19. 

RT/RW dan Linmas yang paling mengetahui kebutuhan masyarakatnya. Selain itu RT/RW merupakan jembatan aspirasi serta ujung tombak pembangunan di Kabupaten Bogor.

Baca juga: KPK Temukan Dugaan Pemotongan Insentif Nakes, Kemenkeu Minta Jangan Dilihat Sepihak

“Ini bentuk apresiasi kami kepada para RT/RW, serta janji yang telah saya sampaikan pada tahun 2018 lalu bahwa insentif mereka akan kami naikan sebesar 500 ribu perbulan. Untuk linmas insentif tambahan dari 200 ribu jadi 300 ribu perbulan,” jelas Ade.

Menurut Ade, nominal insentif tentunya tak seberapa dibandingkan dengan pengabdian dan tugas mulia melayani masyarakat. 

Berbagai tunjangan dan insentif yang diberikan Pemkab Bogor selain untuk mendukung kinerja juga diharapkan dapat memperkuat perekonomian masyarakat. 

“Semoga apa yang diberikan ini dapat disyukuri dan memotivasi untuk lebih giat dalam mengabdikan diri demi kebaikan dan kemajuan lingkungannya masing-masing. Pemberian insentif ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian mereka,” harap Ade.

Pemkab Bogor juga akan memberikan insentif bagi amil dan guru PAUD sebesar 200 ribu perbulan dan insentif guru madrasah sebesar 250 ribu perbulan. 

“Semoga berbagai program intervensi tersebut dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkas Ade.

Insentif untuk RT/RW 

Pemerintah Kabupaten Bogor menaikkan insentif untuk Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW) di wilayah ini dari Rp 300.000 menjadi Rp 500.000 per orang.

Kenaikan insentif diberikan kepada 18.952 orang RT/RW di wilayah Kabupaten Bogor.

"Saya tambahkan insentif RT/RW yang tadinya 300.000 menjadi 500.000 perbulan,” kata Bupati Bogor Ade Yasin di Cibinong, Senin (1/3/2021).

Video: Tidak Semua Lansia Bisa Dapat Vaksin Covid-19

Dengan besaran insentif Rp500.000 per bulan, maka setiap RT/RW akan mendapatkan total Rp 6 juta setahun per orang.

Total APBD yang dianggarkan untuk insentif RT/RW di Kabupaten Bogor ini sebesar Rp113.712.000.000 dalam setahun.

“Mudah-mudahan dengan penambahan insentif ini dapat meningkatkan kinerja dan semangat berpatroli untuk menangani rakyat di daerahnya,” tutur Ade.

Baca juga: Ridwan Kamil Terkejut, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Minta Percepatan Program Citarum Harum

Baca juga: Patroli di Cileungsi, Ini yang Dilakukan Tim Rambo Polres Bogor di Perumahan Pondok Damai

Ketua DPD PPP Jawa Barat ini juga mengapresiasi kerja keras perangkat desa dalam upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Dalam Rapat Evaluasi  Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro pada 9-22 Februari 2021, Pemkab Bogor memberikan  penghargaan untuk wilayah teladan dalam penanganan Covid-19.

Kategori penerima penghargaan predikat teladan dalam upaya penanganan  Covid-19 antara lain Kepala Desa/Lurah  Teladan, Babinsa Teladan, Bhabikamtibmas Teladan, serta RT dan RW Teladan.

"Terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kerjasama RT/RW, Kepala Desa/Lurah, Babinsa, Bhabikamtibmas, Kapolsek, Danramil, dan seluruh masyarakat yang terlibat menjadi ujung tombak dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat,” tutur Ade.

Baca juga: GeNose Samakin Populer, KAI Akan Perluas Layanan Tes Covid-19 Gunakan GeNose ke 44 Stasiun KA

Bagi wilayah teladan yang mendapatkan penghargaan atas keberhasilan pengendalian penanganan covid, Ade meminta agar dipertahankan sebagai zona hijau. 

Sementara bagi wilayah yang kasus Covid-19 belum melandai agar terus ditingkatkan pengawasan serta kewaspadaannya.

"Selamat bagi 200 wilayah teladan, kita berikan piagam penghargaan atas kerja keras dan keberhasilan dalam menangani covid di wilayahnya masing-masing. Pertahanakan wilayah zona hijau,” pungkas Ade Yasin.

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved