Minggu, 17 Mei 2026

Banjir Jakarta

BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrim Hujan Terus Menerus di JABODETABEK

BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrim di JABODETABEK. Simak selengkap-lengkapnya di dalam berita ini.

Tayang:
Rangga Baskoro
Banjir di Perum Nasio, Jatiasih, Bekasi, Sabtu (20/2/2021). Apa penyebab hujan terus menerus di Jabodetabek? 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Curah hujan yang tinggi dalam tiga hari terakhir membuat sejumlah daerah di wilayah Jakarta dan sekitarnya terendam banjir.

Apa sebenarnye penyebab hujan terus menerus di Jakarta dan Jabodetabek? 

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Dwikorina Karnawati mengingatkan warga khususnya yang bertempat tinggal di Jabodetabek untuk waspada. BMKG memprediksi potensi  hujan lebat masih akan mengguyur dalam tiga hari ke depan.

"Untuk warga yang tinggal di wilayah Jabodetabek agar tetap waspada terutama hari ini (Sabtu 20/2/2021). Kemudian mewaspadai potensi hujan lebat pada tanggal 23 dan 24, Februari mendatang," kata Dwikorita dalam konferensi pers BMKG, Sabtu (20/2/2021).

Potensi hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan akan mengguyur wilayah Jabodetabek secara merata hari ini.

Jakarta Dikepung Banjir, Pengamat Sebut Anies Gagal Mengantisipasi dan Mengatasi, Ini Sarannya

Dwikorita menjelaskan dalam periode sepekan ke depan, wilayah Jabodetabek umumnya berpotensi hujan dengan intensitas rignan-sedang.

"Namun tangal 21 Februari, intensitas hujan cenderung rendah. Karena energinya nampak sudah terlepas untuk hari ini," kata dia.

Sementara intensitas hujan ringan juga berpotensi terjadi pada tanggal 22 Februari.

"Untuk tanggal 22 Februari di bagian Selatan (Jabodetabek) mulai terbentuk peningkatan intensitas hujan meski dalam kondisi ringan," jelas Dwikorita.

Sementara itu, Kepala pusat meteorologi publik BMKG Fachri Radjab mengungkapkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan turun pada tanggal 23 Februari 2021.

"Tanggal 23 itu intensitas hujan 24 jam, intensitas sedang hingga lebat. Perlu menjadi kewaspadaan kita, terutama di Selatan jabodetabek, ada potensi banjir," ucap Fachri dalam kesempatan yang sama.

Fachri juga menyampaikan bahwa hujan pada tanggal 23 Februari mendatang diprediksi tidak selebat hujan yang terjadi pada sejak Jumat (19/2/2021) kemarin hingga hari Sabtu ini.

Banjir 2 Meter Tenggelamkan Rumah Sekitar Jembatan Angke, Warga Berduyun-duyun Menonton Bencana 

"Kalau dari jumlah curah hujan lebat bahkan sangat lebat, tapi tidak selebat yang terjadi selama 24 jam terakhir," terang Fachri.

Faktor yang menyebabkan hujan lebat

Kepala BMKG Dwikorita menjelaskan faktor yang menyebabkan hujan lebat yang terjadi sejak Kamis (18/2/2021).

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved