Banjir Jakarta
Banjir 2 Meter Tenggelamkan Rumah Sekitar Jembatan Angke, Warga Berduyun-duyun Datang Menonton
Warga berduyun-duyun datang menonton bencana banjir dua meter yang merendam perumahan di sekitar jembatan Angke, Karang Tengah, Tangerang.
WARTAKOTALIVE.COM, KARANG TENGAH - Sejumlah warga berduyun-duyun mendatangi kawasan Jembatan Angke, Karang Tengah, Kota Tangerang yang menghubungkan akses dari menuju kawasan Pasar Ciledug menuju Pasar Bengkok dan sebaliknya.
Kedatangan warga hanya untuk melihat dan merekam momen luapan air Kali Angke dengan tinggi sekira 2 meter hingga menenggelamkan akses jalan dan sejumlah perumahan yang ada di sekitar.
Pantauan Wartakotalive.com di lokasi, sejumlah warga yang berdatangan hanya sekedar untuk melihat bencana banjir itu seakan menghiraukan protokol kesehatan covid-19 yakni memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
Melihat situasi tersebut sejumlah personel gabungan mengimbau warga yang tak memiliki kepentingan melalui pengeras suara maupun secara langsung untuk meninggalkan lokasi bencana.
Ramainya warga yang menonton juga membuat sejumlah peralatan evakuasi yang dibawa dengan menggunakan truk besar kesulitan mengakses lokasi bencana.
Untungnya dengan sigap para petugas gabungan mengusir warga dari titik evakusi korban banjir.
Sementara, sejumlah warga pun memanfaatkan banjir tersebut dengan membuka jasa untuk motor yang ingin menyeberangi akses yang tertutup dengan sebuah gerobak.
Tak jarang, sejumlah anak-anak pun asik bermain air setinggi 2 meter dengan arus yang kencang.
Diwartakan sebelumnya, luapan Kali Angke, Kota Tangerang memutus akses Jalan KH Hasyim Asyari akibat tergenang banjir dengan ketinggian sekitar 2 meter.
Sejumlah perumahan seperti Ciledug Indah I, Perumahan Duren Villa, Sudimara Selatan, Karang Tengah, Kota Tangerang pun ikut ditenggelamkan air akibat luapan Kali Angke yang terjadi sejak Sabtu, 20 Februari 2021 dini hari.
Gea (28) warga Perumahan Duren Villa sekaligus korban banjir mengatakan dengan cepat air memasuki pemukiman warga tersebut pada pukul 05.30 WIB.
"Sekitar setengah enam (pagi-red) dan itu cepat banget naik airnya. Kalau di dalam rumah sepinggang orang dewasa, kalau di luar seleher orang dewasa," katanya sembari mengevakuasi keluarga kecil dari genangan banjir yang melanda, Karang Tengah, Kota Tangerang, Sabtu (20/2/2021).
Baca juga: Banjir Setinggi 2 Meter Tenggelamkan 2 Perumahan di Kawasan Karang Tengah Hingga Putus Akses Jalan
Sementara itu, Ketua RT 07/02 Perumahan Duren Villa, Kelurahan Pedurenan, Karang Tengah, Kota Tangerang, Abdi (38) mengatakan puluhan Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi akibat banjir yang menenggelamkan perumahan tersebut.
Menurutnya banjir sempat melanda kawasannya sebanyak dua kali di kala hujan dengan intensitas tinghi yang mengvuyur kawasan Jabodetabek sejak Jumat, 19 Februari 2021 malam hingga Sabtu, 20 Februari 2021 dini hari.
"Awalnya itu jam 1 pagi itu hujan deras sudah nampak banjir cuman belum terlalu signifikan, nah jam 3 pagi itu air sudah mulai surut hujan sudah berhenti dan warga sudah mulai tidak khawatir lagi. Kemudian jam 4 itu tiba-tiba air mendadak tinggi selutut," katanya.
Baca juga: Kota Bekasi Dikepung Banjir, Total Ada 80 Titik Terdampak Banjir Bekasi
Adapun saat ini pihak Pemerintah Kota Tangerang bersama stakeholder terkait mulai mengevakuasi warga yang masih tak dapat menyelamatkan diri di tengah derasnya arus air yang mebanjiri kawasan.
Selain itu, akses jalan dari dan menuju kawasan Ciledug Raya maupun sebaliknya terputus akibat banjir yang melanda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/banjir-jadi-tontonan1.jpg)