Breaking News:

Banjir Jakarta

Banjir Setinggi 2 Meter Tenggelamkan 2 Perumahan di Kawasan Karang Tengah Hingga Putus Akses Jalan 

Luapan Kali Angke, Kota Tangerang memutus akses Jalan KH Hasyim Asyari akibat tergenang banjir dengan ketinggian sekitar 2 meter. 

Warta Kota/Rizki Amana
Sejumlah petugas gabungan mengevakuasi warga yang masih berada di kediamannya dari banjir yang melanda pemukiman Perumahan Duren Villa dan Ciledug Indah I, Karang Tengah, Kota Tangerang.  

WARTAKOTALIVE.COM, KOTA TANGERANG - Luapan Kali Angke, Kota Tangerang memutus akses Jalan KH Hasyim Asyari akibat tergenang banjir dengan ketinggian sekitar 2 meter. 

Sejumlah perumahan seperti Ciledug Indah I, Perumahan Duren Villa, Sudimara Selatan, Karang Tengah, Kota Tangerang pun ikut ditenggelamkan air akibat luapan Kali Angke yang terjadi sejak Sabtu, 20 Februari 2021 dini hari.

Gea (28) warga Perumahan Duren Villa sekaligus korban banjir mengatakan dengan cepat air memasuki pemukiman warga tersebut pada pukul 05.30 WIB.

Baca juga: Banjir Jakarta Dipicu Hujan dengan Intensitas Tinggi, Curah Hujan Tertinggi di Jakarta Selatan

"Sekitar setengah enam (pagi-red) dan itu cepat banget naik airnya. Kalau di dalam  rumah sepinggang orang dewasa, kalau di luar seleher orang dewasa," katanya sembari mengevakuasi keluarga kecil dari genangan banjir yang melanda, Karang Tengah, Kota Tangerang, Sabtu (20/2/2021).

Sementara itu, Ketua RT 07/02 Perumahan Duren Villa, Kelurahan Pedurenan, Karang Tengah, Kota Tangerang, Abdi (38) mengatakan puluhan Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi akibat banjir yang menenggelamkan perumahan tersebut.

Menurutnya banjir sempat melanda kawasannya sebanyak dua kali di kala hujan dengan intensitas tinghi yang mengvuyur kawasan Jabodetabek sejak Jumat, 19 Februari 2021 malam hingga Sabtu, 20 Februari 2021 dini hari.

Baca juga: PT Jasa Marga Kembali Buka Sejumlah Ruas Tol yang Sempat Tergenang Banjir

"Awalnya itu jam 1 pagi itu hujan deras sudah nampak banjir cuman belum terlalu signifikan, nah jam 3 pagi itu air sudah mulai surut hujan sudah berhenti dan warga sudah mulai tidak khawatir lagi. Kemudian jam 4 itu tiba-tiba air mendadak tinggi selutut," katanya.

Adapun saat ini pihak Pemerintah Kota Tangerang bersama stakeholder terkait mulai mengevakuasi warga yang masih tak dapat menyelamatkan diri di tengah derasnya arus air yang mebanjiri kawasan.

Selain itu, akses jalan dari dan menuju kawasan Ciledug Raya maupun sebaliknya terputus akibat banjir yang melanda. 

Penulis: Rizki Amana
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved