Breaking News:

Takut Kecolongan Lagi, Mendadak Polda Metro Jaya Tes Urine 306 Personel Ditresnarkoba, Ini Hasilnya

Pemeriksaan atau tes urine ini melibatkan tim medis dari Biddokes Polda Metro Jaya, serta pengawasan dari Bid Propam Polda Metro Jaya.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Mohamad Yusuf
Istimewa
(ILUSTRASI Tes Urine) Polda Metro Jaya melakukan tes urine terhadap anggota Ditresnarkoba, Jumat (19/2/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Polda Metro Jaya melakukan tes urine terhadap anggota Ditresnarkoba, Jumat (19/2/2021).

Hal itu menindaklanjuti penangkapan terhadap Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, bersama 11 anggota Polri anak buahnya, yang berpesta narkoba jenis sabu di sebuah hotel di Kota Bandung, Selasa (16/2/2021) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan tes urine ini untuk mengantisipasi dan melihat ada tidaknya personel Polri yang bertugas di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, yang terindikasi menggunakan narkoba.

Baca juga: Viral Perempuan Muda Berjalan di Toko Tasikmalaya hanya Menggunakan Pakaian Dalam, Bikin Heboh Warga

Baca juga: PERHATIAN! Pemprov DKI Lipat Gandakan Sanksi Penolak Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Wagub DKI Ariza

Baca juga: Viral Video Ribuan Ikan Lele Berhamburan di Pinggir Jalan Grand Alam Sutera Serpong, Warga Berebutan

"Jumlah seluruh anggotan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya adalah 423 personil. Sebanyak 306 personel di antaranya telah dilaksanakan pemeriksaan test urine," kata Yusri, Jumat (19/2/2021).

Hasilnya kata Yusri, sebanyak 306 personel itu negatif narkoba.

"Yang belum melakukan test urine sebanyak 117 orang. Karena mereka masih tugas luar dan lepas dinas," kata Yusri.

Ia menjelaskan pemeriksaan atau tes urine ini melibatkan tim medis dari Biddokes Polda Metro Jaya, serta pengawasan dari Bid Propam Polda Metro Jaya.

Kapolri Terbitkan 11 Instruksi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan surat telegram kepada para Kapolda usai kasus tertangkapnya Kapolsek Astana Anyar serta jajarannya dalam kasus penyalahgunaan atau peredaran narkoba.

Surat Telegram bernomor ST/331/II/HUK.7.1/2021 tertanggal 19 Februari 2021. Surat itu ditandatangani oleh Kepala Divisi Propam Polri Irjen (Pol) Ferdy Sambo atas nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Iya benar (Surat Telegram, Red)," kata Sambo saat dikonfirmasi, Jumat (19/2/2021).

Baca juga: Kisah Hendi, Selama 2 Tahun Diteror Ribuan Pesan Porno Lewat WhatsApp hingga Hampir Diceraikan Istri

Baca juga: LOWONGAN KERJA Relawan Tenaga Kesehatan DKI Jakarta, Ada 11 Posisi, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Baca juga: Propam Dalami Kemungkinan Kompol Yuni Purwanti Bagian Pengedar Narkoba

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved