Jumat, 10 April 2026

Banjir Jakarta

Liang Makam Jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus Bekas Sawah

Liang makam jenazah pasien Covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, tergenang, Kamis (18/2/2021).

Penulis: Junianto Hamonangan |
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Liang makam atau liang lahat untuk jenazah pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, tergenang akibat hujan deras tak kunjung henti, Kamis (18/2/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPAYUNG - Liang makam jenazah pasien Covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, tergenang, Kamis (18/2/2021).

Genangan air di TPU Bambu Apus usai hujan deras yang terjadi belakangan. 

Lurah Bambu Apus Dodo Supendi mengatakan, genangan itu timbul karena lahan liang makam jenazah pasien Covid-19 letaknya lebih rendah.

"Dulunya itu memang daerah genangan, dulu awalnya itu persawahan lalu dibeli sama Pemda (Pemprov DKI)," kata Dodo, Kamis (18/2/2021).

Dodo menambahkan, area makam jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus lebih rendah dibanding lahan pemakaman umum  sehingga sering tergenang.

Baca juga: Ada Kampung Tangguh Jaya, Kasus Covid-19 di Bambu Apus Jakarta Timur Terbukti Menurun

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Liang Makam Jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus Tergenang

Dia tidak merinci sudah berapa lama area yang mulai digunakan untuk makam jenazah pasien Covid-19 pada 21 Januari 2021 itu tergenang. 

"Sekarang ini kan jadi tempat pemakaman Covid-19 dan non Covid-19, nah di musim hujan ini tergenang lagi. Sebelum musim hujan sih enggak tergenang," ujarnya. 

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur Christian Tamora Hutagalung mengatakan, liang makam jenazah pasien Covid-19 tergenang akibat dari hujan intensitas deras.

"Lubang yang belum terisi (jenazah) tergenang, (penyebab) curah hujan tinggi," kata Christian, Kamis (18/2/2021).

Christian mengatakan, pihaknya sudah melakukan penanganan genangan dengan mengerahkan pompa portabel untuk menyedot debit dari dalam liang makam tersebut.

"Untuk penyedotan genangan kita kerahkan dua pompa alkon, debit air disedot lalu dibuang ke saluran lokal di situ (TPU Bambu Apus)," ujarnya.

Baca juga: DKI Putuskan Perkecil Ukuran Petak Makam TPU Bambu Apus, Begini Penjelasan Lengkap DPHK Jakarta

Baca juga: Cerita Penggali Makam TPU Bambu Apus Berlomba dengan Jenazah Protap Covid-19

Banjir di Cipinang Melayu

Sementara itu, pemukiman warga RW 03, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (18/2/2021) terendam banjir.

Banjir di pemukiman itu disebabkan karena  hujan deras sehingga saluran Phb Sulaiman meluap. 

Warga Cipinang Melayu, Bani (62) mengatakan, hujan deras yang terjadi sejak siang hari membuat pemukiman warga terendam banjir mulai pukul 14.00 WIB. 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved