Kamis, 23 April 2026

Banjir Jakarta

Liang Makam Jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus Bekas Sawah

Liang makam jenazah pasien Covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, tergenang, Kamis (18/2/2021).

Penulis: Junianto Hamonangan |
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Liang makam atau liang lahat untuk jenazah pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, tergenang akibat hujan deras tak kunjung henti, Kamis (18/2/2021). 

"Akibatnya saluran Phb Sulaiman jadi meluap, nggak mampu nampung lagi,” kata Bani, Kamis (18/2/2021).

Selain imbas hujan deras, banjir setinggi 20-40 sentimeter itu terjadi akibat limpahan dari luapan embung Halim Perdanakusuma.

Baca juga: BANJIR JAKARTA, Diguyur Hujan Seharian, Permukiman di Cipinang Melayu Terendam Banjir 40 Centimeter

Baca juga: Banjir di Stasiun Tebet Berhasil Diatasi, KRL Manggarai-Bogor Kembali Normal

"Ini sudah yang kedua minggu ini, sebelumnya Selasa (16/2/2021). Tapi kalau dihitung dari pekan lalu, ini mungkin banjir kelima lah,” ujarnya. 

Bani menambahkan, ada puluhan rumah warga di RT 001/RW 03 Kelurahan Cipinang Melayu yang terendam banjir setelah saluran Phb Sulaiman meluap akibat hujan tidak kunjung reda. 

Menurut Bani, ketinggian air mulai berangsur surut setelah personel Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur mengerahkan pompa untuk menyedot air pada pukul 17.00 WIB. 

"Kalau enggak disedot pakai pompa air surutnya lebih lama. Waktu Selasa lalu malah ketinggian air lebih tinggi, sampai satu meter lah," katanya.

Sementara itu, ketinggian air yang merendam permukiman warga RW 03 Cipinang Melayu masih mencapai 20-40 sentimeter hingga sore hari. 

Sejumlah personel PPSU Cipinang Melayu dan Sudin SDA Jakarta Timur masih berada di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan debit air saluran Phb Sulaiman kembali meluap. 


Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved