Rabu, 3 Juni 2026

VIDEO OPM Kocar-kacir Lari Ketakuatan Melihat Drone TNI

Kelompok separatis bersenjata Papua yang tergabung dalam Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali berulah di Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua.

Tayang:
Editor: Murtopo

“Kasus tersebut dalam penanganan Polres Nabire dengan berkoordinasi dengan Polres Intan Jaya untuk menuju ke lokasi kejadian, karena kejadian tersebut terjadi di wilayah Polres Intan Jaya,” kata Kamal.

Polisi berupaya mengejar pelaku, namun terkendala sulitnya medan di lokasi karena hanya dapat dijangkau melalui jalur udara.

"Personel belum bisa menjangkau lokasi kejadian. Tapi anggota akan sesegera mungkin mendatangi TKP guna dilakukan olah TKP," kata Kamal.

Sedangkan pilot Alex Luferchek (korban) langsung di berangkatankan oleh Pihak MAF ke Jayapura untuk dilakukan pemeriksaan psikologi lebih lanjut.

Klaim OPM

Sementara pihak OPM melalui juru bicaranya, Sebby Sambon mengklaim bertanggung jawab atas aksi pembakaran itu.

“Ya, itu Panglima TPNPB- OPM Kodap VIII Intan Jaya Sabinus Waker dan Komandan Operasi Kodap VIII Intan Jaya Gusby Waker bertanggungjawab. Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB baru saja mendapat konfirmasi bahwa berita penembakan helikopter di Tembagapura dan penembakan pesawat sipil di Intan Jaya itu benar,” kata Sebby melalui pesan elektroniknya Kamis (7/01/2021).

Baca juga: Kesedihan Rekan dan Keluarga Lettu Erizal Zuhri Sidabutar, Anggota Kopassus Tewas di Tangan OPM

Alasan penyerangan terhadap heli dan pesawat itu sebagai serangan terhadap aparat keamanan Indonesia.

“Alasannya sudah jelas, bahwa tahun lalu (2019 dan 2020) Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM sudah pernah umumkan bahwa apabila helikopter sipil dan pesawat sipil komersial mengangkut Anggota TNI dan Polri, maka TPNPB siap tembak,” kata Sebby..

"Jadi, itu bagian dari target Pasukan TPNPB, karena sebelum nya Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB telah mengumumkan. Janji serta target pasukan TPNPB tidak akan dicabut hingga Papua merdeka penuh dari kolonialisme Indonesia di Tanah leluhur bangsa Papua, dan penembakan terhadap pesawat yang tidak mengindahkan peringatan TPNPB akan terus dilakukan,” paparnya. .

Video Editor :Luttex

Sumber: WartaKota
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved