Sabtu, 30 Mei 2026

VIDEO OPM Kocar-kacir Lari Ketakuatan Melihat Drone TNI

Kelompok separatis bersenjata Papua yang tergabung dalam Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali berulah di Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua.

Tayang:
Editor: Murtopo

Juru Bicara Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, pesawat dibakar saat mendarat di lokasi kejadian.

“Ada kelompok bersenjata di bandara lalu mengeluarkan tembakan dan membakar pesawat,” kata Kamal, Kamis (7/01/2021).

Kronologi kejadian

Mengenai kronologi kejadian dijelaskan, pada Rabu (6/1/2021) pukul 09.00 WIT, pesawat MAF PK-MAX yang dipiloti Warga Negara Amerika Serikat Alex Luferchek berangkat dari Bandara Nabire.

Pesawat membawa 2 penumpang masyarakat tujuan Pagamba (Bandara perintis milik MAF) di Distrik Biandoga, Kabupaten Intan Jaya.

Baca juga: Anggota Komisi I DPR RI Minta TPN-OPM Kedepankan Ruang Dialog

“Pukul 09.30 WIT, pilot pesawat MAF PK-MAX, Alex Luferchek sempat melaporkan via radio ke kantor MAF bahwa pesawat telah mendarat di Bandara Pagamba dengan baik,” ungkap Kamal.

Selanjutnya pilot diminta turun dari pesawat.

“Kemudian datang seseorang (diduga anggota kelompok kriminal bersenjata) yang berada di sekitar tempat pesawat berhenti. Ia membawa senjata dan mengeluarkan tembakan ke udara sambil menyuruh pilot untuk merunduk,” jelas Kamal.

Pilot lalu diamankan oleh para pendeta dan masyarakat ke Kampung Tekai di perbatasan antara Kampung Bugalaga dan Kampung Pagamba Distrik Mbiandoga, Kabupaten Intan Jaya.

“Kemudian pesawat tersebut di bakar oleh kelompok kriminal bersenjata,” terangnya.

Pembakaran pesawat MAF tersebut kemudian terdeteksi oleh Basarnas pusat dan menyampaikan kepada Yayasan MAF di Nabire untuk mengecek pesawat PK - MAX yang dipiloti Alex Luferchek.

Hari Kamis (7/1/2021) dari Bandar Udara Wamena telah berangkat heli VIDA yang di piloti oleh Kapten Natan Fagerlie untuk mengevakuasi pilot pesawat MAF PK -MAX dari Kampung Tekai di perbatasan antara Kampung Bugalaga dan Kampung Pagamba Distrik Mbiandoga, menuju Nabire.

Pilot Alex Luferchek adalah Warga Negara Amerika Serikat.

Baca juga: Aparat Ciduk Penasihat KNPB Timika Mata-mata TPN OPM, Selama Ini Kerja Jadi Sekuriti di PT Freeport

“Pelaku pembakaran dugaan awal adalah kelompok bersenjata yang kerap beraksi di Intan Jaya,” jelas Kamal.

Sementara langkah-langkah kepolisian menyikapi aksi itu, berkoordinasi dengan pihak terkait, guna melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved