Kamis, 30 April 2026

Film

Bio One dan Clara Bernadeth Main Film Hujan di Balik Jendela, Kisah Cinta Segitiga Dikemas Manis

Bio One sangat kesulitan saat harus keluar dari karakter Dika setelah syuting Hujan di Balik Jendela berakhir.

Tayang:
Klik Film Production
Bio One sangat kesulitan saat harus keluar dari karakter Dika setelah syuting Hujan di Balik Jendela berakhir. Film Hujan di Balik Jendela garapan Klik Film Production akan diputar hanya di Klik Film mulai 13 Februari 2021. Selain Hujan di Balik Jendela, Klik Film juga memutarkan film Tentang Rindu dan Milea Suara dari Dilan Extended. 

Lima tahun setelahnya, saat karier mapan, mereka akan berumah tangga.

Malam itu pula Alda berjanji memainkan lagu diiringi denting piano di hari bahagia.

Untuk memenuhi janji ini, Alda mengambil kursus main piano dengan guru Gisel (Clara Bernadeth).

Clara Bernadeth saat ditemui di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019).
Clara Bernadeth saat ditemui di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019). (Wartakotalive.com/Feryanto Hadi)

Gisel yang berusia 40 tahun, menutup diri akibat trauma kerusuhan Mei 1998.

Kekasihnya, Daniel, tewas dalam kerusuhan. Pesan terakhir almarhum meminta Gisel di rumah saja agat tak menjadi korban.

Sejak itu Gisel tak pernah keluar rumah dan hanya menerima siswi perempuan di kediamannya. Saat Dika mengantar Alda kursus, hati Gisel berdesir.

Baca juga: Film Intruder yang Dibintangi Song Ji Hyo Hadir di Platform Digital Klik Film, Simak Cerita Serunya

Baca juga: Klik Film Putar Film Box Office Korea Selatan Voice of Silence di Indonesia, Begini Cerita Filmnya

Suatu malam, Dika ke rumah Gisel mengantar kue tar.

Ia menolak karena baginya, kue tar itu hanya bisa dinikmati dengan Daniel.

Sejak Daniel wafat, tradisi itu sirna. Dika menemani Gisel mengudap kue. Hubungan mereka berlanjut hingga tercium Alda.

Kisah Perselingkuhan

Syahdu. Itulah kesan pertama usai menonton Hujan di Balik Jendela.

Ilustrasi musik yang dominan denting piano dan petikan gitar efektif membangkitkan suasana penuh cinta, meski adegan yang tersaji di layar pengkhianatan.

Nuansa akustik dalam score film terasa menyatu dengan adegan yang digulir.

Baca juga: Disebut Sebagai Film Terbaik Diantara Film Perburuan Lain, Film Alone Tayang di Aplikasi Klik Film

Baca juga: Ingin Nonton 129 Film dari 29 Negara yang Diputar JAFF 15, Tinggal Buka Klik Film Hanya Rp 15 Ribu

Sunu Prastowo mengemas adegan perselingkuhan dengan lembut, sehingga batas protagonis dan antagonisnya menjadi gradasi.

Penonton mau menyalahkan pelaku pun jadi tidak tega, meski hati mereka membela korban.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved