Bela Din Syamsuddin, Jubir Prabowo: Setop Memecah Belah dengan Tuduh Pihak Kritis Sebagai Radikal
Ia mengaku mengenal baik Din sebagai tokoh Islam moderat yang mengusung isu moderasi Islam.
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak membela mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Din dituding radikal dan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) oleh Gerakan Anti Radikalisme (GAR) Alumni Institut Teknologi Bandung.
Dahnil mengatakan, tuduhan tersebut tidak berdasar dan berangkat dari keterbatasan pengetahuan terhadap kiprah Din sebagai tokoh lintas agama.
Baca juga: Ahok Lebih Pilih Punya Nama Baik Ketimbang Disebut Legenda Politik
Ia mengaku mengenal baik Din sebagai tokoh Islam moderat yang mengusung isu moderasi Islam.
Dahnil mengaku mengenal Din sebagai President Religion for Peace Asia and Pacific, ketika menjabat President Religion for Peace Youth Interfaith Network Asia and Pacific.
Menurutnya, Din adalah salah tokoh yang sangat dihormati para tokoh-tokoh lintas agama dunia.
Baca juga: Lewati Arus Deras, KITA Salurkan Bantuan Kebutuhan Pokok dan Obat-obatan untuk Korban Banjir Subang
Selama ini, kata Dahnil, Din kerap memperkenalkan wajah Islam moderat dari Indonesia yang mengusung perdamaian, keberagaman, dan toleransi.
"Jadi kalau ada sekelompok orang yang menuduh Pak Din adalah tokoh Islam radikal bahkan melaporkan beliau, saya pikir itu adalah tindakan yang ahistoris."
"Berangkat dari pengetahuan yang sangat terbatas."
Baca juga: PKB Lirik Raffi Ahmad-Agnes Monica di Pilgub DKI 2024, Dianggap Punya Empati Kuat pada Nasib Rakyat
"Bahkan tindakan yang seperti itu melanggengkan kebencian politik yang teramat sangat," kata Dahnil dalam tayangan yang diunggah di akun instagram @dahnil_anzar_simanjuntak, Jumat (12/2/2021).
Dahnil yang saat ini menjabat Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menilai, kritik yang disampaikan Din selama ini kepada pemerintah masih wajar.
Menurutnya, kritik yang disampaikan Din tidak ada satupun yang berangkat dari kebencian, melainkan kritik yang bersifat membangun.
Baca juga: Aparat yang Bisa Turunkan Angka Kasus Covid-19 Bakal Dapat Ganjaran Ini dari Kapolda Metro Jaya
Ia pun yakin pemerintah menghormati kritik yang disampaikan Din.
"Jadi setop lah memecah belah dengan menuduh pihak lain yang kritis sebagai mereka yang radikal."
"Dan saya dari dalam pemerintahan sangat senang kalau ada kritik yang sekeras apapun."
Baca juga: Putranya Jadi Pengurus PPP, Ini Kata Bamsoet