Breaking News:

Virus Corona

Tak dapat Ruang ICU,Keluarga Pasien Covid-19 Disodorkan Surat Pernyataan tak Menuntut jika Meninggal

Ketika mendapatkan rumah sakit, Nur mengaku sang anak yang mendampinginya itu disodori sebuah surat. Berisi agar tidak melakukan penuntutan.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Rizki Amana
(Ilustrasi vaksin covid-19) Ketika mendapatkan rumah sakit, Nur mengaku sang anak yang mendampinginya itu disodori sebuah surat. Berisi agar tidak melakukan penuntutan. 

Sebab, suami tercinta telah lebih dulu menjadi pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoram, Jakarta Pusat.

"Harusnya kan saya dirawat di HCU tapi karena full, jadinya di UGD. Jadi, anak saya dikasih surat kayak surat pernyataan gitu bahwa kalau saya meninggal dunia nggak akan nuntut," tutur Nur kepada Warta Kota belum lama ini.

Beruntung bagi Nur, Minggu (3/1/2021) sekira pukul 02.00, Nur dipindah dari UGD ke ruang High Care Unit (HCU) untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kok bisa? Ya, Nur cerita ketika itu pihak rumah sakit berusaha semaksimal mungkin mengupayakan dirinya mendapatkan perawatan intensif.

Baca juga: Besaran Gaji dan Tunjangan Bagi Anda yang Lolos Seleksi CPNS 2021 dan PPPK

Baca juga: Disebut Terlibat Rencana Kudeta Partai Demokrat, Ini Profil Moeldoko Kepala Staf Kepresidenan

Baca juga: Nekat, Mau Dihentikan, Mobil Angkot ELF Ugal-ugalan ini Justru Tabrak Polisi hingga Terperosok

"Jadi pasien-pasien yang ada di HCU yang memang kondisinya sudah lebih baik, digeser ke ruang perawatan biar saya bisa masuk ke HCU," katanya.

"Karena kondisi saya ketika itu memang drop banget dan didiagnosa Pneumonia Covid, ada infeksi di paru-paru saya," tambahnya.

Hampir 10 hari Nur dirawat di ruang HCU, hingga akhirnya pada hari ke 11, dirinya dipindah ke ruang perawatan biasa karema kondisi kesehatannya berangsur-angsur pulih meski sesak masih dirasakan.

Setiap harinya pun Nur harus menjalani penguapan atau di uap untuk menghilangkan sesak.

14 Januari 2021 sore, Nur diperbolehkan pulang setelah hasil Swab PCR nya negatif dan kondisi kesehatannya sudah semakin membaik.

Nur pun tak langsung pulang mengingat ada dua anaknya yang berusia 22 tahun dan 12 tahun di rumah yang tidak tertular Covid-19 meski dirinya dan suami positif.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved