Kasus suap Nurhadi

KPK Telusuri Proses Sewa Rumah Persembunyian Nurhadi di Simprug

Ferdy Yuman diduga berperan dalam menyembunyikan Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono

(Tribunnews.com/Igman Ibrahim)
Penampakan rumah persembunyian eks Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi di Simprug, Jakarta Selatan (Tribunnews.com/Igman Ibrahim) 

Wartakotalive.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri proses sewa rumah yang dipakai eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi untuk bersembunyi kala dirinya berstatus sebagai buronan.

Untuk itu, penyidik KPK memeriksa Nurhadi dalam kasus perintangan penyidikan dengan tersangka Ferdy Yuman.

Ferdy diduga berperan dalam menyembunyikan Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono.

"Nurhadi didalami pengetahuannya terkait dengan proses penyewaan rumah yang ditempati oleh saksi saat berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) KPK di kawasan Simprug, Jaksel," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangannya, Senin (8/2/2021).

Nurhadi sendiri usai diperiksa tim penyidik KPK menjawab seputar pertanyaan kasus perintangan penyidikan ini.

Mengenakan rompi oranye KPK dan tangan terborgol, terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait perkara di MA ini terus berjalan menumpangi mobil tahanan.

Penyidik KPK juga menyelisik aktivitas penukaran uang yang dilakukan Ferdy Yuman melalui dua kasir PT Sly Danamas Money Changer, Lily dan Sarofah.

"Lily dan Sarofah dikonfirmasi terkait aktivitas penukaran uang yang dilakukan oleh tersangka FY (Ferdy Yuman)," ungkap Ali.

Sementara dua karyawan swasta yakni Gunawan dan Erwin didalami penyidik KPK pengetahuannya terkait keberadaan Ferdy Yuman sesaat setelah menghilang dari tempat penangkapan Nurhadi dkk di kawasan Simprug, Jakarta Selatan.

Nurhadi dan Villa Mewahnya di Puncak. KPK belum juga berhasil menangkap buronan tersebut meski posisinya diduga terlacak. Terakhir MAKI menyebut tengah menukar uang di Money Changer
Nurhadi dan Villa Mewahnya di Puncak.(Tribunnews)

KPK resmi menahan Ferdy Yuman pada Minggu (10/1/2021). Plh Deputi Penindakan KPK Setyo Budiyanto menyatakan bahwa Ferdy Yuman merupakan supir yang bekerja untuk keluarga Rezky sejak 2017. Dia disebut berperan besar dalam upaya Nurhadi sembunyi dari kejaran KPK.

Salah satunya adalah ketika KPK berupaya menangkap Nurhadi pada Juni tahun lalu di Jalan Simprug Golf 17 Suites 1, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Saat itu, menurut Setyo, Ferdy telah menunggu di dalam mobil Toyota Fortuner hitam dengan pelat nomor kendaraan yang diduga palsu.

Mobil itu terparkir di luar pintu gerbang rumah untuk bersiap-siap menjemput Rezky Herbiyono bersama keluarganya.

"Saat tim mendekati mobil tersebut, FY langsung pergi dengan mengemudi menggunakan kecepatan tinggi dan menghilang ke arah Senayan, sedangkan tim KPK kembali ke arah rumah Nurhadi dan berhasil menangkap dan mengamankan Nurhadi dan Rezky Herbiyono di dalam rumah tersebut," kata Setyo.

Ia menjelaskan pada 11 Februari 2020, KPK telah menerbitkan daftar pencairan orang (DPO) atas nama tersangka Nurhadi, Rezky Herbiyono, dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved