PPKM Jawa Bali

MARAK Pemalsuan Surat Tes Covid-19, Polda Metro Jaya Pastikan Bandara Soekarno-Hatta Gunakan Barcode

Akhir-akhir ini marak beredar surat hasil tes Covid-19 palsu, untuk menangkalnya Polda Metro Jaya memastikan akan mencantumkan barcode di surat itu.

Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus memastikan, mekanisme pemeriksaan surat hasil tes Covid-19 untuk syarat penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta saat ini sudah semakin diperketat atau sedikit berubah. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Maraknya aksi sindikat pemalsuan surat hasil tes swab antigen dan swab PCR untuk syarat keperluan perjalanan dengan pesawat dan kereta api, Polda Metro Jaya memastikan bahwa mekanisme pemeriksaan surat hasil tes Covid-19 untuk syarat penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta saat ini sudah semakin diperketat atau sedikit berubah.

Pada surat hasil tes swab PCR yang dibawa calon penumpang kali ini mesti juga dilengkapi dengan barcode khusus untuk memastikan keaslian surat.

Sehingga itu menunjukkkan bahwa calon penumpang pesawat, benar-benar sudah menjalani tes swab PCR di klinik atau lab tertentu.

Video: Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ungkap Peredaran Uang Dollar Palsu

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (29/1/2021).

"Jika sebelumnya syarat untuk terbang di bandara hanya surat hasil tes swab PCR negatif saja, maka saat ini surat tersebut harus juga dilengkapi dengan barcode khusus. Sehingga menunjukkan keaslian surat dan memastikan bahwa calon  penumpang pesawat itu, benar-benar sudah menjalani tes dan negatif Covid-19," kata Yusri.

Dengan mekanisme baru ini kata Yusri maka surat hasil tes swab palsu tidak akan bisa digunakan bagi calon penumpang pesawat.

Baca juga: Palsukan Surat Tes Covid-19 Bisa Dipidana 4 Tahun Penjara, Satgas: Jangan Pernah Main-main

"Mekanisme ini diterapkan setelah semua instansi terkait berkoordinasi, mencegah aksi pemalsuan surat hasil Covid-19, yang marak belakangan ini" ujarnya.

Ke depan kata dia penggunaan barcode khusus ini juga akan diterapkan di surat hasil tes antigen yang akan digunakan calon penumpang kereta api.

"Ke depan mekanisme barcode di surat ini, akan diterapkan untuk perjalanan dengan kereta api," kata Yusri.

Ia mengatakan, dari sedikitnya 3 kelompok atau sindikat pemalsu surat hasil Covid-19 yang berhasil diungkap pihaknya, rata-rata diotaki oleh karyawan lab atau klinik atau relawan Covid-19 di bandara Soetta.

Baca juga: Masyarakat Umum Numpang Tes Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta karena Harga yang Murah

"Bukan hanya pemalsunya, tapi beberapa penggunanya juga kami amankan dan akan kami proses hukum," kata Yusri.

Saat ini kata dia penyelidikan kasus-kasus tersebut masih terus dikembangkan, dengan mencari siapa saja pihak yang sudah sempat menggunakan surat palsu itu.

"Sebab ini sangat mengkhawatirkan, dan mengancam kesehatan para penumpang pesawat lainnya yang benar-benar menjalani tes dan negatif," ujar Yusri.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved