Breaking News:

Kali Baru Depok Jadi Daratan Sampah, 2 Alat Berat Dikerahkan Untuk Membersihkannya

Dinas PUPR Depok mengerahkan dua alat berat untuk membersihkan sampah yang menutupi Kali Baru.

istimewa
Dinas PUPR Kota Depok mengerahkan dua alat berat untuk membersihkan sampah yang menutupi permukaan air Kali Baru. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Daratan sampah yang menutupi hampir seluruh permukaan air Kali Baru di Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat sudah keterlaluan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok pun terpaksa mengerahkan dua alat berat untuk menangani sampah tersebut.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kota Depok Denny Setiawan mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah sebelumnya pihak DPUPR melakukan pembersihan sampah tersebut secara manual.

Baca juga: Butuh Waktu Paling Cepat 1 Bulan untuk Angkut Lautan Sampah di Pinggir Tol JORR Bekasi Barat

Banyaknya sampah diakui Denny membuat petugas yang melakukan pembersihan secara manual cukup kerepotan dan tentunya memakan waktu.

“Setelah dua pekan melakukan pengangkatan sampah secara manual, Alhamdulillah hari ini kami bisa menurunkan alat berat. Tentunya setelah mendapat ijin dari PT YKK,” papar Denny saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (27/1/2021).

Denny mengatakan, sebelum menindaklanjuti pembersihan tersebut, pihaknya harus mendapatkan ijin lebih dulu dari PT YKK.

Baca juga: Setahun Lebih Kemenkeu Tidak Beri Jawaban, Lahan Pinggir Tol JORR Bekasi Kini Jadi Lautan Sampah

Sebab lokasi kali yang akan dibersihkan berada di depan pabrik tersebut dan dalam pengerjaannya, Denny mengaku akan merusak sebagian halaman PT YKK.

“Dua alat berat sekaligus kami turunkan, agar sampah ini cepat tertangani. Kedua alat berat tersebut yaitu amphibi PC 130 dan Spyder,” paparnya.

Sementara itu,  kordinator Satuan Tugas (Satgas) DPUPR Kota Depok Rahmat Syarifudin mengatakan alat berat telah tiba sejak Rabu (27/1/2021) dini hari.

Baca juga: 500 Ton Sampah Rumah Tangga di Kota Bekasi tak Diangkut Setiap Hari

Dengan kehadiran alat berat itu, Syarif mengakui dapat meringankan pekerjaan yang dilakukan oleh Satgas.

“Mudah-mudahan, adanya alat berat ini, penanganan di lokasi tidak sampai satu setengah bulan, seperti yang diinformasikan sebelumnya,” akunya.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved