Kolom Trias Kuncahyono
Jangan Sampai Lupa
Kita jangan sampai bernasib seperti Azerbaijan dan Armenia dua negara bekas Uni Soviet, yang berkonflik.
Semestinya, seperti dituliskan dalam Dokumen Abu Dhabi (The Document on Human Fraternity for World Peace and Living Together)”, yakni dokumen yang ditandatangani oleh Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar, Sheikh Ahmed el-Tayeb, pada 4 Februari 2019 di Abu Dhabi:
“…agama tidak boleh memprovokasi peperangan, sikap kebencian, permusuhan, dan ekstremisme, juga tidak boleh memancing kekerasan atau penumpahan darah.”
Realitas tragis ini, menurut kedua tokoh itu, merupakan akibat dari penyimpangan ajaran agama.
Hal-hal tersebut adalah hasil dari manipulasi politik agama-agama dan dari penafsiran yang dibuat oleh kelompok-kelompok agama yang, dalam perjalanan sejarah, telah mengambil keuntungan dari kekuatan sentimen keagamaan di hati para laki-laki dan perempuan agar membuat mereka bertindak dengan cara yang tidak berkaitan dengan kebenaran agama.
Hal ini dilakukan untuk mencapai tujuan yang bersifat politis, ekonomi, duniawi dan picik.
“Karena itu, kami menyerukan kepada semua pihak untuk berhenti menggunakan agama untuk menghasut (orang) kepada kebencian, kekerasan, ekstremisme dan fanatisme buta, dan untuk menahan diri dari menggunakan nama Allah untuk membenarkan tindakan pembunuhan, pengasingan, terorisme, dan penindasan… Allah, Yang Maha-kuasa, tidak perlu dibela oleh siapa pun dan tidak ingin nama-Nya digunakan untuk meneror orang-orang.”
IV
Suatu sore, tidak seperti biasanya, ia muncul di hadapan kami.
Dan, mengatakan, “Ingin sekali lagi saya katakan, jangan sampai lupa akan asal-muasal bangsa ini.”
Kalimat “Jangan sampai lupa,” diulangi tiga kali dengan penekanan.
Lalu, ia mengakhiri pesannya dengan mengatakan, “Sebagai orang beriman, kalian semua tahu bahwa iman kepada Allah itu mempersatukan dan tidak memecah belah. Iman itu mendekatkan kita, kendatipun ada berbagai macam perbedaan, dan menjauhkan kita dari permusuhan dan kebencian.“
“Aja lali, ya Mas,” katanya pelan.***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kolom-trias-2301.jpg)