Guru Honorer

Berlari, Berjalan Kaki, dan Bersepeda Himpun Rp 6,1 Miliar Untuk Guru Honorer dan Perbaikan Sekolah

Gerakan berlari, berjalan kaki, dan bersepeda yang digelar KWI menghimpun dana Rp 6,1 miliar untuk guru honorer dan perbaikan sekolah di Indonesia.

istimewa/Panitia LG4C
Ignatius Kardinal Suharyo memimpin misa penutupan LG4C di Katedral Jakarta, pada Kamis (14/01/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM,, JAKARTA - Banyak cara dilakukan para penggemar olah raga untuk berbagi kepada sesama.

Misalnya mengumpulkan dan mendonasikan dana dari setiap kilometer yang ditempuh dengan berlari, berjalan cepat, dan bersepeda.

Hal itu dilakukan para alumni sekolah di lingkungan Gereja Katolik dan mereka yang tergabung dalam Asosiasi Alumni Jesuit Indonesia (AAJI).

Asosiasi ini bersama Yayasan KARINA KWI, Komisi Pendidikan KWI, dan Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta menggelar gerakan berbagi ini dalam bentuk Lari dan Gowes Charitas Christmas Cross College 2020 (LG4C). 

Para pelari JB Playon, klub lari  alumni Kolese de Britto Yogyakarta, saat lari untuk LG4C, pada  Desember 2020.
Para pelari JB Playon, klub lari alumni Kolese de Britto Yogyakarta, saat lari untuk LG4C, pada Desember 2020. (istimewa/Panitia LG4C)

Kegiatan bersepeda, berlari, dan berjalan cepat yang berlangsung selama 31 hari penuh pada Desember 2020 berhasil menempuh akumulasi jarak 424.398 kilometer.

Kegiatan yang dilakukan oleh 3.001 orang menempuh jarak yang sama dengan 10,6 kali mengitari bumi.

Dana yang terkumpul sebesar Rp 6.114.950.000 didonasikan bagi para guru honorer prasejahtera di luar Pulau Jawa.   

Gerakan serupa selain di Indonesia juga digelar di 17 negara di Eropa, Amerika, Asia, serta Timur Tengah.

 Ketua Panitia Pelaksana LG4C Christiano Hendra Wishaka, Minggu ( 17/01/2021) menyatakan, tingginya antusiasme peserta sangat menggembirakan serta membangkitkan optimisme di tengah beratnya masa pandemi Covid-19. 

Baca juga: Gubernur Ganjar Kirim Bantuan Sembako bagi Para Sesepuh Gereja di Jateng

”Kita bersyukur pada Tuhan serta berterimakasih kepada 3001 pelari, pejalan kaki, penyepeda, serta segenap dermawan atas partisipasi maksimal mereka,” kata Hendra.

Yayasan KARINA -lembaga kemanusiaan di bawah payung Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) – mengatur penyaluran donasi.

Yayasan ini menjalankan Program Bantuan Pendidikan bersama Komisi Pendidikan KWI dan Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi KWI.

Direktur Eksekutif Yayasan KARINA–KWI, Dr Fredy Rante Taruk Pr mengatakan, hasil donasi akan disalurkan secara cepat dan tepat.

Laporan penyaluran akan diterbitkan secara bertahap hingga Desember 2021.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved