Minggu, 12 April 2026

Abu Bakar Baasyir

Baru Terungkap, Baasyir Pernah Diusulkan untuk Ditahan di Guantanamo, Tapi Ditolak Presiden Megawati

Baru terungkap Abu Bakar Baasyir ternyata pernah diusulkan untuk ditahan di penjara khusus Guuantanamo.Mengapa Presiden Megawati menolak?

istimewa
Abu Bakar Baasyir Bebas dari Lapas Gunung Sindur. Baasyir sempat pose bersama penjemput. Saat berita pembebasan dirinya terungkap bahwa Baasyir nyaris sempat dibawa ke penjara khusus Giantano saat presidennya Megawati. Namun permintaan Presiden Bush itu ditolak Megawati. 

WARTAKORTALIVE.COM, JAKARTA -- Baru terungkap Abu Bakar Baasyir ternyata pernah diusulkan untuk ditahan di penjara khusus Guuantanamo.

Usulan saat itu ternyata ditolak Presiden Megawati.

Dilansir dari pemberitaan Tempo pada 30 Desember 2004, Presiden AS saat itu, George Walker Bush menginginkan amir Jemaah Ansharut Tauhid (JAT) itu dipenjarakan di Guantanamo.

Hal itu disampaikan mantan penerjemah Bush, Fred Burks.

Baca juga: Nazaruddin Sebut LP Sukamiskin Bak Guantanamo

Baca juga: Edi Sukarno Wakil Sekjen PP PBSI Menanggapi Kasus Delapan Pebulutangkis Yang Lakukan Match Fixing

Bahkan Bush mengirim utusan khusus untuk menyampaikan keinginannya kepada Presiden RI saat itu, yakni Megawati Soekarnoputri.

Tak tanggung-tanggung, utusan khusus yang dikirim Bush ialah seorang agen badan intelijen AS (CIA).

Agen CIA itu diutus bertemu langsung Megawati.

Agen CIA tersebut didampingi Duta Besar AS untuk Indonesia Ralph L Boyce, Ahli Indonesia di Dewan Keamanan Nasional (NSC) Karen Brooks, dan juga Burks sendiri.

"Pertemuan itu disampaikan utusan khusus Presiden Bush dalam pertemuan rahasia di rumah Megawati," ujar Fred Burks, sebagaimana dikutip dari Tempo.

Dokumentasi Megawati Soekarnoputeri Berkunjung Ke Istana Merdeka. Presiden Joko Widodo makan bersama mantan Presiden Megawati Soekarnoputeri, di istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/11/2016). Presiden Jokowi juga melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden RI periode 2001-2004 tersebut di teras belakang Istana Merdeka. (ANTARA FOTO/Setpres) ()
Dokumentasi Megawati Soekarnoputeri Berkunjung Ke Istana Merdeka. Presiden Joko Widodo makan bersama mantan Presiden Megawati Soekarnoputeri, di istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/11/2016). Presiden Jokowi juga melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden RI periode 2001-2004 tersebut di teras belakang Istana Merdeka. (ANTARA FOTO/Setpres) () (Antaranews.com)

"Dan Megawati sama sekali tidak tahu kalau utusan khusus itu seorang agen CIA," kata Burks.

Pasalnya, Boyce hanya memperkenalkan wanita tersebut sebagai utusan khusus Bush.

Baca juga: Menko Polhukam Mahfud MD Sudah Serahkan Nama 5 Calon Kapolri Kepada Presiden

Pertemuan itu berlangsung singkat, hanya sekitar 20 menit.

Burks bilang, obrolan dalam pertemuan itu didominasi oleh Megawati dan agen CIA yang merupakan utusan khusus Presiden Bush.

Agen CIA tersebut menyampaikan keinginan Bush agar Megawati memastikan Polri menangkap Ba’asyir sebelum berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi APEC di Los Cabos, Meksiko, Oktober 2002.

Di luar dugaan, Megawati menolak permintaan tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved