Breaking News:

FPI Dilarang

Selain Diblokir, Rekening FPI yang Masih Berisi Puluhan Juta Rupiah Diduga Digarong, Benarkah?

Pihak Front Pembela Islam ( FPI) mengungkapkan, rekening milik mereka diblokir. Kepolisian menyatakan tak pernah meminta rekenig FPI diblokir.

Editor: Wito Karyono
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Wakil Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) yang juga kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar. Ia mengakui rekening FPI diblokir, bahkan menduga digarong. Oleh siapa tak menyebutnya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pihak Front Pembela Islam ( FPI) mengungkapkan, rekening milik mereka diblokir.

Kepolisian menyatakan tak pernah meminta rekenig FPI diblokir.

Lagi pula pemblokiran rekening FPI bukan kewenangan Polri.

"Kalau terkait dengan hal tersebut itu bukan kewenangan Polri untuk membekukan (rekening). Jadi belum ada informasi terkait hal tersebut," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Senin (4/1/2021).

Baca juga: Rekening Bank FPI Diblokir Pemerintah, Saldo Sekitar Rp 1 Miliar, Ini Penjelasan Tim Kuasa Hukum FPI

Baca juga: Klasemen Liga Inggris Terbaru, Liverpool Dipermalukan Danny Ings, Posisi Reds Terancam Dikudeta

Pengacara FPI, Aziz Yanuar ketika dihubungi Kompas.com, Senin (4/1/2021), membenarkan pemblokiran rekening FPI.

"Benar, ada satu rekening, (tidak bisa diakses sejak) Rabu pekan kemarin infonya," kata pengacara FPI, Aziz Yanuar ketika dihubungi Kompas.com, Senin (4/1/2021).

Pada Rabu (30/12/2020), pemerintah mengumumkan keputusan untuk menghentikan kegiatan dan membubarkan FPI.

Baca juga: Pendaki Gunung Rinjani Tewas Tergelincir ke Jurang di Jalur Senaru, Tepat pada Hari Ulang Tahunnya

Menurut Aziz, pihaknya tidak menerima pemberitahuan dari pihak berwenang mengenai pemblokiran rekening.

Di rekening milik FPI itu, ia mengatakan, masih ada uang puluhan juta rupiah.

"Puluhan juta diduga digarong," ucap dia. 

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved