Breaking News:

VIDEO Baim Wong Laporkan 2 Pelaku Penipuan yang Catut Namanya ke Polres Metro Jakarta Utara

Baim Wong melaporkan MZ (21) dan LH (23), dua orang tersangka yang mencatut namanya untuk penipuan ke Polres Metro Jakarta Utara.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Baim Wong saat melaporkan dua pelaku penipuan yang mencatut namanya di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (22/12/2020). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Junianto Hamonangan

WARTAKOTALIVE.COM, KOJA -- Baim Wong melaporkan MZ (21) dan LH (23), dua orang tersangka yang mencatut namanya untuk penipuan ke Polres Metro Jakarta Utara atas kasus pencemaran nama baik.

"Saya serahin semua ke Polres Jakarta Utara dan saya sudah buat laporan tentang pencemaran nama baik," kata Baim, di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (22/12/2020). 

Awalnya Baim tidak ambil pusing, namun dirinya mulai merasa resah setelah belakangan kasus serupa yang mencatut namanya marak hingga memutuskan untuk mengambil jalur hukum.

“Semenjak episode pertama itu sudah sering sekali dan yang tadinya saya tidak pernah menggubris jadi melaporkan karena sudah meresahkan," katanya. 

Baca juga: VIDEO Catut Nama Baim Wong, Okum Anggota PPSU dan Pemuda Pengangguran Ditangkap Polisi

Baca juga: VIDEO Polres Metro Jakarta Utara Dalami Dugaan Penipuan yang Catut Nama Artis Baim Wong

Meski marak penipuan, Baim Wong enggan untuk menghentikan program TV Indonesia Giveaway.

Ia akan tetap melanjutkan acara tersebut sembari mengingatkan penonton agar waspada penipuan.

"Insya Allah masih lanjut karena ini untuk acara TV aja, nggak ada hubungannya dengan Facebook, Twitter, dan apapun itu ya," kata Baim.

Baca juga: Catut Nama Baim Wong, Pelaku Gunakan Uang Penipuan untuk Beli Sabu dan Main Judi

Baca juga: Polres Metro Jakarta Utara Dalami Dugaan Penipuan yang Catut Nama Baim Wong Melalui akun FB dan WA

Baim menegaskan bahwa pemenang acara Indonesia Giveaway tidak dipungut biaya sama sekali. Pasalnya seluruh biaya pajak dan lainnya telah ditanggung dari kantong pribadinya.

"Saya tidak ada pajak sama sekali, itu saya tanggung pribadi. Ada (pelaku penipuan) yang minta ATM, ada yang minta uang transport, saya hadiah tidak ada pajak sama sekali," katanya. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved