Digital Ekonomi dan UU Cipta Kerja Jadi Harapan Pemulihan Ekonomi Nasional

Indonesia dapat memanfaatkan peluang digital ekonomi untuk memulihkan perekonomian nasional di tahun 2021.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Mochammad Dipa
Pakar Ekonomi Keuangan dari Universitas Kristen Indonesia (UKI) Roy H.M. Sembel memberikan paparan dalam diskusi Outlook Indonesia 2021 yang diselenggarakan Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan disiarkan secara virtual, Jumat (18/20/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Hampir setahun sudah pandemi covid-19 melanda secara global yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi semua negara di dunia termasuk Indonesia. Meski begitu, masih ada peluang dalam pemulihan ekonomi nasional di 2021. Hal itu didasari oleh sinyal pemulihan ekonomi di Indonesia.

Menurut Pakar Ekonomi Keuangan dari Universitas Kristen Indonesia (UKI) Roy H.M. Sembel, bahwa Indonesia dapat memanfaatkan peluang digital ekonomi untuk memulihkan perekonomian nasional di tahun 2021.

“Kita punya potensi digital ekonomi yang besar karena pengguna internet di Indonesia mencapai 175,4 juta. Potensinya cukup besar,” ungkap Roy dalam diskusi Outlook Indonesia 2021 yang diselenggarakan Universitas Kristen Indonesia (UKI) yang disiarkan secara virtual, Jumat (18/20/2020).

Lebih lanjut dikatakan, dengan adanya dorongan terpaksa masyarakat ke digital ekonomi lantaran pandemi Covid-19, maka akan mendorong bangkitnya ekonomi digital secara besar-besaran di tahun ini dan tahun depan.

“Maka dari itu, perlu peran dari lima pihak yakni universitas, pemerintah, bisnis, media dan komunitas untuk mendorong pemanfaatan ekonomi digital,” ujar Roy.

Roy juga menyebutkan bahwa proyeksi ekonomi Indonesia pada 2021 dipastikan lebih baik dibandingkan pada 2020. Hal ini karena perekonomian yang saat ini sudah mulai berjalan, lalu bangkitnya digital ekonomi serta vaksin Covid-19 yang akan dibagikan gratis oleh pemerintah yang sangat membantu dari sisi psikologis dan kesehatan masyarakat.

Rektor UKI, Dhaniswara K. Harjono yang sekaligus Pakar Hukum Pembangunan Ekonomi, memberikan paparan dalam diskusi Outlook Indonesia 2021 yang diselenggarakan Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan disiarkan secara virtual, Jumat (18/20/2020).
Rektor UKI, Dhaniswara K. Harjono yang sekaligus Pakar Hukum Pembangunan Ekonomi, memberikan paparan dalam diskusi Outlook Indonesia 2021 yang diselenggarakan Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan disiarkan secara virtual, Jumat (18/20/2020). (Warta Kota/Mochammad Dipa)

“Harapannya kegiatan ekonomi mulai semakin bergerak meski tidak bisa 100 persen pulih seperti pada zaman sebelumnya,” ujarnya.

Memberi harapan

Sementara itu, Rektor UKI Dhaniswara K. Harjono yang sekaligus Pakar Hukum Pembangunan Ekonomi, melihat bahwa di tengah pandemi Covid-19, Indonesia mampu menghadirkan produk hukum baru yang memberi harapan yakni Omnibus Law atau UU Cipta Kerja.

Menurutnya, UU Cipta Kerja yang terdiri 116 pasal ini mampu merevisi 77 undang-undang sebelumnya yang ternyata isinya saling tumpang tindih dan tidak ada kepastian.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved