Selasa, 9 Juni 2026

Natal dan Tahun Baru

Christmas Trending, Hari Libur Natal Pertama di Irak Hingga Suasana Natal di Eropa Terkait Corona

Hari Natal masih enam hari lagi, namun persiapan dan ucapan mary christmas sudah trending di twitter. Di Irak, Natal tahun ini jadi hari libur

Tayang:
Twitter @Vaticannnews
Warga Irak beragama Kristen sedang berdoa.Di negara ini hari Natal untuk pertama kalinya menjadi hari libur nasional. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Hari Natal masih enam hari lagi, namun persiapan dan ucapan mary christmas sudah trending di twitter.

Terutama di negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Kristen, yakni Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.

Masalahnya, libur Natal tahun ini masih terkait dengan pandemi virus corona.

Christmass trending twitter. Isinya soal persiapan perayaan natal, antara lain terkait vius corona yang masih mengancam nyawa siapapun yang merayakannya. Perayaan natal tahun ini dipastikan tetap diwarnai protokol kesehatan, antara lain mengenakan masker.
Christmas trending twitter. Isinya soal persiapan perayaan natal, antara lain terkait vius corona yang masih mengancam nyawa siapapun yang merayakannya. Perayaan natal tahun ini dipastikan tetap diwarnai protokol kesehatan, antara lain mengenakan masker. (twitter)

Perayaan pun dipastikan tak lagi semeriah tahun-tahun sebelumnya dimana belum ada ancaman penyakit mematikan itu.

Libur Natal Pertama di Irak

Yang cukup unik adalah laporan perayaan Natal di Irak dimana hari Natal di negara tersebut untuk pertama kalinya ditetapkan sebagai hari libur.

Baca juga: Covid-19 Depok, Wali Kota Depok Imbau Perayaan Natal Secara Virtual

Baca juga: Penyesuaian Layanan KAI Commuter di Masa Angkutan Natal dan Tahun Baru

Seperti dilaporkan Vaticannews,  Pemerintah Irak telah menyatakan Natal sebagai hari libur "satu kali" pada tahun 2008.

Tetapi pada tahun-tahun berikutnya ketentuan ini tidak secara resmi diperbarui di tingkat nasional, dan hanya berlaku di Provinsi Kirkuk.

Kemudian, pada 2018 kabinet pemerintah menyetujui amandemen Undang-Undang Hari Libur Nasional, salah satunya Hari Natal.

Nah, pada tanggal 17 Oktober 2020, Kardinal Louis Raphael Sako, Patriark Babilonia dari Khaldea, turun tangan.

Baca juga: Kapan Presiden Jokowi Umumkan Menteri Pengganti Edhy dan Juliari? Kemungkinan Tanggal Ini

Ia telah mengajukan proposal kepada Presiden Irak Barham Salih untuk mempresentasikan di Parlemen sebuah RUU untuk mengakui Natal sebagai hari libur umum di seluruh Irak.

Presiden Salih telah menekankan peran komunitas Kristen dalam pembangunan kembali negara, setelah bertahun-tahun pendudukan jihadis di Mosul dan wilayah besar Irak utara.

Dan hari Natal tahun ini pun akhirnya ditetapkan sebagai hari libur Nasional.

Beberapa hari lalu BBCIndonesia menuliskan kebijakan perayaan Natal di sejumlah negara. 

Umumnya terkait pembatasan perayaan agar penyakit itu tak meledak jumlahnya.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved