DKI Libatkan Kemenhub untuk Rapid Antigen Pengendara Pribadi secara Acak

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, rapid tes antigen sebetulnya kebijakan pemerintah pusat.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota
Warga Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara mengikuti rapid test massal di halaman Kantor Kelurahan Rawa Badak Utara pada Senin (5/10/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta melibatkan Kementerian Perhubungan untuk menggelar rapid tes antigen untuk pengendara pribadi di ruas tol secara acak.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung pengetatan penumpang di angkutan umum yang diwajibkan membawa hasil rapid antigen untuk bepergian dari Jumat (18/12/2020) sampai Jumat (8/1/2021).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, rapid tes antigen sebetulnya kebijakan pemerintah pusat.

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat, Farah Puteri Nahlia, Anggota DPR Putri Kapolda Metro Jaya Fadil Imran

Baca juga: Tsamara PSI: Jangankan Dimusuhi Anggota DPRD DKI, Dimusuhi Satu Republik pun Kami Siap

Baca juga: Penembakan Laskar FPI Janggal, Fadli Zon: Dibuka Siapa Eksekutor Penembakan, Jangan Disembunyikan!

Namun Pemprov DKI Jakarta mendukung langkah tersebut untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 akibat adanya libur Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

“Perjalanan udara harus menyertakan hasil rapid antigen atau PCR. Terkait perjalanan darat, dari luar kota ke Bandung, dan sebagainya itu nanti kami sedang koordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Kemungkinan akan dilakukan rapid antigen secara random,” kata Ariza di Balai Kota DKI pada Kamis (17/12/2020).

Ariza memastikan, tidak semua pengendara mobil pribadi yang datang atau keluar via tol Jagorawi maupun Jakarta-Cikampek bakal diperiksa semuanya.

Hal ini mempertimbangkan kelancaran lalu lintas bila petugas menghentikan kendaraan di ruas tol.

“Nanti secara random, ini sedang diatur teknisnya untuk dilakukan rapid tes antigen, dan itu dilakukan secara gratis,” ujarnya.

“Untuk titiknya nanti diatur Dinas Perhubungan yang persisnya di mana titik-titiknya. Tentu yang terbaik, aman dan cukup luas sehingga tidak mengganggu kelancaran lalu lintas,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Ariza tak menjelaskan secara rinci pelaksanaan tes antigen tersebut secara acak.

Dia hanya menjawab, pelaksanaan akan dilakukan secepatnya oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta dengan Kementerian Perhubungan RI.

“Insya Allah segera dalam waktu dekat ini,” imbuhnya.

Baca juga: Ketua DPRD DKI Berang, Ancam Laporkan Pembuat Soal Ujian Anies Diejek Mega ke Polda Metro

Baca juga: Tayangan ILC Dihentikan Tahun Depan, Fadli Zon: Kelihatannya Demokrasi Memang telah Dimatikan

Baca juga: Anies Ajak Warga Melihat Cantiknya Kini Simpang Senen, Tidak lagi Dianggap Kawasan Kumuh dan Rawan

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta menyatakan masyarakat yang ingin keluar-masuk Ibu Kota diwajibkan membawa hasil rapid test antigen.

Kebijakan dari Pemerintah Pusat ini akan berlaku dari Jumat (18/12/2020) sampai Jumat (8/1/2021) mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, kebijakan itu berlaku bagi penumpang pesawat terbang, kapal laut dan bus.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved