Senin, 27 April 2026

Dituduh Dukung Gerakan Radikalisme, Pihak JNE Duga Terkait Harbolnas

Pihak PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) membantah isu perusahaan itu mendukung atau berafiliasi dengan jaringan terorisme atau radikalisme.

Penulis: Junianto Hamonangan |
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
JNE menggelar konferensi pers di kawasan Pantai Mutiara, Jet Ski Cafe, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (16/12/2020), terkait isu dukungan terhadap gerakan radikalisme. 

Namun, Feriadi enggan menyebutkan siapa pihak-pihak yang dimaksud terkait persaingan usaha tersebut, saat ditanya lebih lanjut oleh Hotman.

“Belum, tapi ada indikasi itu. Kami melihat kelihatannya ada ke arah sana,” ulasnya.

Haikal Hassan Tak Punya Saham

JNE juga membantah kabar yang menyebutkan juru bicara PA 212 Haikal Hassan memiliki saham di perusahaan pengiriman barang tersebut.

Kuasa hukum JNE Hotman Paris Hutapea menegaskan, tidak ada nama Haikal Hassan dalam kepemilikan saham perusahan yang sebelumnya didirikan oleh Soeprapto Soeparno tersebut.

“Haikal Hassan tidak ada saham satu lembar pun, tidak aktif sebagai pengurus."

Baca juga: Pernyataan Lengkap Jokowi Gratiskan Vaksin Covid-19: Saya yang akan Divaksin Pertama Kali

"Bahkan tidak aktif dalam kegiatan bisnis apapun dari JNE,” ungkap Hotman.

Presiden Direktur JNE Mohammad Feriadi mengatakan, saham perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990 dan kini dipimpinnya tersebut, hanya dimiliki oleh enam orang.

“JNE saat ini pemegang sahamnya ada enam orang, kami salah satunya Muhammad Feriadi mewakili keluarga besar almarhum Bapak Haji Soeprapto Soeparno."

Baca juga: Luthfi Hasan Ishaaq Temukan Alasan Ajukan PK Setelah 7 Tahun Dibui, Dua Orang Ini Jadi Pembanding

"Kemudian ada Bapak Hadi Johari Zein, kemudian ada Bapak Chandra Fireta.”

“Tiga lagi pemegang saham di JNE, ada Bapak Marselinus Kuncoro Adi."

"Kemudian ada Ibu Hui Mariawati."

Baca juga: Diminta Jadi Pengacara Rizieq Shihab, Hotman Paris Hutapea: Saya Terlalu Sibuk

"Kemudian ada keluarga almarhum Bapak Haji Sulasmo Suparno yang sekarang ini diberikan kepada putri almarhum Ibu Mirta Akbari,” beber Feriadi.

Vice President of Marketing JNE Eri Palgunadi mengatakan, kabar Haikal Hassan memiliki saham di JNE diduga akibat yang bersangkutan memberi ucapan selamat ulang tahun.

Ketika itu pihaknya merayakan HUT ke-30 JNE dan menerima ucapan selamat ulang tahun dari berbagai tokoh masyarakat, termasuk Haikal Hassan, hingga berkembang isu negatif.

Baca juga: Keterpakaian Tempat Tidur RS di DKI untuk Pasien Covid-19 Naik Jadi 73 Persen Setelah Libur Panjang

“Kita ada acara ulang tahun HUT JNE ke-30, kita menerima ucapan selamat ulang tahun dari semua tokoh."

"Bapak Haikal Hassan adalah salah satu yang memberikan ucapan selamat ulang tahun. tetapi ada juga tokoh lain,” terangnya. (*)

Sumber: WartaKota
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved