Lifestyle

Kulit Kencang dengan Perawatan DNA Ikan Salmon

Salah satu manfaat mengonsumsi ikan salmon yang mengandung asam lemak omega 3 ini baik untuk kesehatan otak dan kecantikan kulit.

CNA Luxury
Ilustrasi perawatan kulit wajah. Penggunaan DNA ikan salmon dapat menyehatkan kulit wajah. Kandungan omega 3 berguna untuk menjaga elastisitas kulit. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ikan salmon selama ini lebih dikenal sebagai sumber nutrisi protein hewani berkualitas tinggi.

Salah satu manfaat mengonsumsi ikan salmon yang mengandung asam lemak omega 3 ini baik untuk kesehatan otak. 

Namun ternyata manfaat ikan salmon tidak hanya untuk kesehatan tubuh, tapi juga untuk kecantikan kulit.

Kulit menjadi lebih kencang, mencerahkan kulit, menghilangkan flek-flek hitam, mengecilkan pori-pori, elastis, mencerahkan, dan melembapkan kulit.

Penampakan kulit menjadi lebih muda menggunakan DNA ikan salmon.

Baca juga: Menolak Tua, Elma Theana Memilih Suntik DNA Salmon di Wajah Meski Jarang Make Up

Baca juga: Cegah Kepunahan Ikan Salmon Akibat Kerakusan Manusia dengan Jalan Ini

Menurut dr Niken mengatakan, DNA ikan salmon digunakan untuk perawatan kulit karena  dapat merangsang produksi asam hyaluonat (hyaluronic acid) pada sel jaringan ikat kulit.

Kandungan omega 3 ikan salmon juga berguna menjaga elastisitas kulit, serta mengandung Vitamin D yang dapat membantu melindungi kulit terhadap dampak negatif sinar UV.

Niken menjelaskan, selain di kulit wajah, perawatan menggunakan DNA ikan salmon ini juga bisa diaplikasikan di leher dan punggung tangan. 

Proses treatment dilakukan secara manual menggunakan injeksi.

Dokter akan memberikan bius pada beberapa bagian kulit wajah untuk membantu mengurangi rasa nyeri.

Baca juga: Pilih Salmon Segar, Perhatikan Mata dan Sisiknya

Baca juga: Salmon Turunkan Risiko Autisme pada Janin

"Dokter akan memberikan teknik injeksi freehand (suntik manual) dengan jarum yang sangat halus di bawah permukaan kulit," kata dr Niken saat acara bincang-bincang virtual bertema 'Wujudkan Kulit Kencang Tanpa Kerutan dengan salmon DNA Treatment', Jumat (11/12/2020).

Di menjelaskan, ada beberapa alasan menggunaan teknik suntik manual, di antaranya mencegah kebocoran ekstrak DNA salmon.

Mencegah kerusakan pembuluh darah bagian dalam, mencapai lapisan kulit lebih tepat dan benar, serta membuat proses penyerapan kandungan menjadi lebih maksimal.

"Pascapenyuntikan 1-2 hari biasanya mengalami kemerahan lalu menghilang sendiri.  Hasil tindakan akan terlihat dalam beberapa minggu setelah treatment," katanya.

Proses itu juga harus diulang untuk mendapatkan hasil maksimal.

Baca juga: Masalah Kulit saat Masa Kehamilan, Hati-hati Memilih Produk Perawatan Kulit

Baca juga: Kebiasaan Berubah di New Normal, Ini Saran Beauty Influencer Ludovica Jessica Untuk Perawatan Kulit

Pada penyuntikan 1-3 berjarak masing-masing satu bulan. Setelah penyuntikan ke-3 dan seterusnya, bisa dilakukan setiap 6 bulan sekali.

Perawatan ini tidak cocok untuk ibu hamil dan memiliki alergi seafood. Selain itu, bila ada jerawat atau peradangan lain (inflamasi) harus terlebih dahulu disembuhkan.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved