Kesehatan

Masalah Kulit saat Masa Kehamilan, Hati-hati Memilih Produk Perawatan Kulit

Saat ibu hamil terjadi perubahan kulit selama kehamilan yaitu perubahan kulit fisiologis dan masalah kulit spesifik.

Healthhub
Ilustrasi kulit ibu hamil harus tetap dirawat dengan produk yang aman untuk kulit. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Saat hamil, tubuh perempuan mengalami banyak perubahan, termasuk kondisi kulit.

Akan tetapi, banyak ibu yang biasanya justru memilih untuk menghentikan perawatan kulit selama masa kehamilan karena khawatir kandungan bahan dalam produk skincare membahayakan janin.

Padahal pada masa kehamilan, kulit ibu cenderung mengalami perubahan yang dapat mengurangi kenyamanan.

Ahli spesialis kulit, dr Nana Novia Jayadi SpKK mengatakan, ada dua kategori umum perubahan kulit selama kehamilan yaitu perubahan kulit fisiologis dan masalah kulit spesifik. 

Kulit ibu dapat mengalami berbagai perubahan seperti stretch marks di daerah perut, flek hitam di wajah, serta peningkatan produksi kelenjar minyak yang dapat memicu jerawat.

Baca juga: Sentuhan Ibu Sejak dalam Kandungan Bikin Perkembangan Otak Anak Meningkat

Baca juga: Pandemi Covid-19, Ibu Hamil Tetap Kontrol Minimal 6 Kali Selama Kehamilan

Perubahan hormon juga dapat menyebabkan kulit kehilangan elastisitas dan kelembaban.

Hal itu menyebabkan tidak sedikit ibu hamil mengeluhkan kulit menjadi kering dan gatal.

Pascamelahirkan, kondisi ini dapat berlanjut bahkan memburuk jika ibu berada dalam keadaan stres dan kelelahan.

"Kulit kering sering dialami selama kehamilan. Apabila kulit kering, fungsi barrier kulit terganggu, membuat kulit lebih mudah mengalami infeksi, iritasi, dan alergi," ucap Nana saat acara virtual media gathering Nivea #SentuhanIbu 2020, Kamis (10/12/2020).

"Penggunaan pelembab secara teratur sangat dianjurkan untuk menjaga kulit tetap terhidrasi," ujarnya lagi.

Baca juga: Berikut Penjelasan Ahli Soal Dampak Ibu Hamil Minum Teh dan Kopi

Baca juga: Satpas SIM Jakarta Pusat Berikan Layanan Prioritas Bagi Lansia dan Ibu Hamil Selama Pandemi

Meski begitu, kata Nana, ibu hamil memang harus hati-hati ketika menggunakan produk perawatan kulit.

Beberapa kandungan produk skincare  yang harus dihindari selama kehamilan dan menyusui yakni produk yang mengandung isotretinoin dan tretinoin.

Dua zat itu turunan vitamin A yang biasa digunakan untuk pengobatan jerawat. Pada pengobatan jerawat juga ada benzoil peroxide.

Ada juga hydroquinone yang terdapat pada produk pemutih kulit dan penghilang bekas luka, paraben merupakan pengawet yang umum digunakan dalam produk kosmetik untuk mencegah pembentukan bakteri/jamur.

Bahan-bahan tersebut bila digunakan di antaranya dapat mengakibatkan bayi cacat lahir.

Baca juga: Apa Itu Infeksi Listeria? Ini Ciri-Ciri, Gejala, Penyebab dan Dampak Ibu Hamil Konsumsi Jamur Enoki

Baca juga: Ibu Hamil di Jakarta Timur Harus Punya Surat Bebas Covid-19 untuk Melahirkan

 Kiat-kiat perawatan kulit ibu hamil dan menyusui:

*  Lakukan perawatan kulit secara teratur.
* Pilih produk skincare yang tepat dan kenali kandungan produk skincare yang harus dihindari selama kehamilan.
* Bersihkan wajah dan mandi secara teratur 2x sehari dengan sabun yang lembut.
* Gunakan pelembab setelah mengeringkan kulit.
* Aplikasikan sunscreen dengan SPF 30 atau SPF 50.
* Exfollation dapat dilakukan 1-2 minggu sekali untuk mengangkat sel kulit mati.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved