Breaking News:

Sprindik Palsu Erick Thohir Beredar, Ketua KPK Perintahkan Deputi Penindakan Ungkap Pelakunya

Firli Bahuri memerintahkan Deputi Penindakan Karyoto untuk mengungkap penyebar surat perintah penyidikan (sprindik) palsu.

ISTIMEWA
Beredar sprindik tertanggal 2 Desember 2020, KPK pastikan itu palsu. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memerintahkan Deputi Penindakan Karyoto untuk mengungkap penyebar surat perintah penyidikan (sprindik) palsu.

Hal itu disampaikan Firli Bahuri, menanggapi beredarnya sprindik KPK untuk mengusut kasus pengadaan alat rapid test Covid-19 melalui PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), yang dilakukan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

"Deputi penindakan saya perintahkan untuk ungkap siapa pelakunya," tegas Firli Bahuri saat dikonfirmasi, Kamis (10/12/2020).

Baca juga: Bareng Anak Istri, Saingan Gibran Datang ke TPS Pakai Masker Batik dan Sarung Tangan

Firli Bahuri memastikan sprindik tertanggal 2 Desember 2020 itu palsu.

Jenderal polisi bintang tiga ini mengaku tidak pernah membuat dan meneken surat, apalagi membahas kasus dugaan korupsi alat rapid test Covid-19 tersebut.

"Hoaks, saya nyatakan itu palsu."

Baca juga: Satgas Covid-19 Daerah Berhak Bubarkan TPS Jika Terjadi Kerumunan dan Tak Mau Ditegur

"Bahas kasusnya aja tidak pernah."

"Ini jelas palsu dan pemalsuan. Saya tidak pernah menandatangani surat tersebut," ucapnya.

Sebelumnya, beredar sprindik KPK tertanggal 2 Desember 2020.

Baca juga: Disetujui Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19, Asrama Haji Bekasi Bakal Tampung Pasien Luar Daerah

Dalam sprindik tersebut juga tertera tanda tangan Ketua KPK Komjen Firli Bahuri.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved