Breaking News:

Berita Jakarta

Sindikat Pencuri Motor Pantura Karawang Sudah Jadi Residivis Sejak Tahun 2004

Pelaku pencurian motor yang diringkus di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat merupakan residivis. Mereka pernah ditangkap tahun 2004 dan 2014.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Intan Ungaling Dian
Dok Humas Polres Metro Jakarta Barat
Petugas Polsek Kalideres menunjukkan barang bukti pencurian motor di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, saat gelar perkara, di Polsek Kalideres, Minggu (6/12/2020). 

"Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman kurungan penjara selama 7 tahun penjara," kata Anggoro Winardi.

Baca juga: 15 Kali Beraksi, Ompong dan Bibir Spesialis Pencuri Motor di Jakarta Barat Akhirnya Diringkus Polisi

Baca juga: Berkali-kali Beraksi, Spesialis Pencuri Motor Berkaos Doraemon Akhirnya Ditangkap Polsek Tambora

Diberitakan sebelumnya, 2 dari 3 pelaku pencurian motor di Jalan Kamal Raya, Tegal Alur,Kalideres didor polisi.

Pencuri motor ditembak karena mencoba melawan saat diringkus petugas dari Unit Reskrim Polsek Kalideres.

Kapolsek Kalideres Kompol Slamet Riyadi mengatakan bahwa penangkapan itu terjadi Jumat (4/12/2020) dini hari.

"Benar kemarin kami melakukan penangkapan," ujar Slamet dikonfirmasi Minggu (6/12/2020).

Baca juga: Kesal Dijadikan Tumbal, Pacar Jebak Pencuri Motor Spesialis Kawasaki Ninja Bermodus COD

Baca juga: Niat Jual Motor Curian, 2 Pencuri Motor di Tamansari Dijebak Petugas Pura-pura Ingin Beli Motor

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kalideres, Iptu Anggoro Winardi mengatakan, penangkapan ini berawal ketika pihaknya melakukan patroli Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

Saat patroli, anggota polisi mencurigai ada 3 orang di Jalan Kamal Raya. 

Mereka terlihat tengah berupaya mencuri motor milik warga.

"Ketiga pelaku terpergok saat melancarkan aksinya dan oleh anggota kami pelaku sempat ditabrak sepeda motor karena mencoba melarikan diri," ujar Anggoro.

Baca juga: Polisi Tembak Mati 2 Pelaku Pencurian Motor

Saat diamankan, para pelaku berinisial RP (26), MS (40) dan W (24) melakukan perlawanan.

Kemudian, polisi melepaskan 'timah panas' ke kaki dua dari tiga pelaku tersebut.

Saat ini, satu pelaku masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur.

"Saat ini kami masih mengembangkan terhadap kasus ini," ucap Anggoro. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved