Kamis, 9 April 2026

Virus Corona

Pahami Lima Gejala Covid-19 sebelum Terlambat dalam Mendeteksi

Gejala tersebut bisa diperparah apabila seseorang terlambat melakukan deteksi dini.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Feryanto Hadi
www.dshs.state.tx.us
COVID-19 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Dokter Ketua Tim Penanganan Covid-19 Kota Bekasi dr Anthony D Tulak, menyatakan terdapat 5 gejala Covid-19 yang umum terjadi di kalangan masyarakat.

Gejala tersebut bisa diperparah apabila seseorang terlambat melakukan deteksi dini.

"Karena Covid-19 ada lima gejalanya, ada lima terminologi. Pertama ada yang disebut tanpa gejala atau OTG," kata Anthony saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi Selatan, Selasa (1/12/2020).

Kemudian, terdapat gejala ringan ketika seseorang mengalami flu. Ketiga, gejala sedang dimana terdapat peradangan di saringan pernapasan paru-paru.

Baca juga: Kuasa Hukum Menyebut Pasal Penghasutan Tak Bisa Diterapkan kepada Habib Rizieq

Secara umum, gejala yang sering tejadi pada tahapan 2 dan 3 adalah gejala respiratorik, batuk, pilek sakit tenggorokan dan sakit kepala.

"Sama seperti dengan DBD, tipes, pada akhirnya pasien merasa lemah, letih, lesu dan ngilu seluruh badan kemudian diperiksa dan positif," ungkapnya.

Baca juga: Virus Corona Bisa Bermutasi, Membuat Waktu Penyembuhan Pasien Bisa Lebih Lama

Lalu, ada gejala berat dimana kadar oksigen dalam tubuh mulai berkurang, pasien mengalamj sesak napas dan lain-lain.

Gejala paling parah adalah level kritis, di tahap ini, pasien diharuskan untuk segera dilarikan ke ICU dengan alat bantu pernapasan berupa ventilator. Dalam tahap ini, potensi meninggalnya seorang pasien menjadi tinggi.

Baca juga: Jalani Isolasi Mandiri Seorang Diri, Hary Tanoesoedibjo Kirim Vitamin untuk Anies Baswedan

"Usia meninggal tua di atas 50 tahun dan punya penyakit penyerta bisa karena diabetes, hipertensi, gangguan ginjal. Itu paling sering serta penyakit paru lainnya," kata Anthony.

Lebih jauh lagi, tren usia pasien positif Covid-19 di Kota Bekasi berada pada rentang umur produktif, antara 18-59 tahun. 

Bisa bermutasi

dr Anthony D Tulak juga mengatakan proses penyembuhan pasien Covid-19 mengalami tren perubahan.

Kini, proses penyembuhan menjadi lebih lama lantaran virus Covid-19 ditengarai telah bermutasi.

"Kalau di bulan April sampai Juli itu tingkat kesembuhan cepat, 5 sampai 8 hari sudah sembuh. Kalau sekarang ini lebih panjang. Lebih dari 10 hari, bisa sampai 14 hari," kata Anthony saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Bekasi Selatan, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: Kasus Kumulatif Capai 10.095, Tim Satgas Covid-19 Kota Bekasi Tak Bisa Larang Masyarakat Berlibur

Perubahan tren penyembuhan terjadi sejak Agustus hingga sekarang.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved