Breaking News:

Marak Pencurian, Ini Solusi Lindungi Data Pakai Enkripsi

Meski konsumen punya berbagai opsi keamanan ketika akan mengakses akun, tetap saja berbagai kasus yang terjadi belakangan ini membuat was-was.

ISTIMEWA
Infografis tiga kategori data. Perusahaan atau lembaga yang berkutat dengan data masyarakat, wajib menerapkan enkripsi agar bisa melindungi data nasabah dan penggunanya secara optimal. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - 2020 bisa dibilang menjadi tahun di mana perlindungan data pribadi masyarakat dihajar habis-habisan.

Tahun ini rentetan kasus kebocoran data, baik yang dialami pemerintah maupun yang dialami perusahaan swasta, terjadi silih berganti.

Meski konsumen punya berbagai opsi keamanan ketika akan mengakses akun, tetap saja berbagai kasus yang terjadi belakangan ini membuat was-was.

Baca juga: Satu Keluarga di Sigi Dibunuh MIT Poso dan Rumah Dibakar, DPR Minta Polisi Segera Ciduk Pelakunya

Kejadian demi kejadian itu mengungkapkan data pribadi yang tersimpan di platform digital memang sangat rentan.

Menyikapi hal itu, CEO PT Equnix Business Solutions Julyanto Sutandang menyarankan mengamankan data pengguna adalah kebutuhan yang mutlak.

Perusahaan atau lembaga yang berkutat dengan data masyarakat, wajib menerapkan enkripsi agar bisa melindungi data nasabah dan penggunanya secara optimal.

Baca juga: Terbitkan Keppres, Jokowi Tetapkan Rabu 9 Desember 2020 Hari Libur Nasional

Enkripsi adalah cara pamungkas untuk melindungi informasi personal yang sensitif.

Pelaku kejahatan tidak bisa membuka data jika telah dienkripsi.

"Enkripsi data pada database server, sangat penting diterapkan, karena itu adalah pertahanan terakhir."

Baca juga: Calon Besannya Jadi Tersangka Bersama Menteri Edhy Prabowo, Ini yang Dilakukan Bambang Soesatyo

"Jika data telah dicuri, pelaku kejahatan bisa banyak melakukan hal-hal yang merugikan nasabah."

"Data tidak bisa dicuri bila telah dienkripsi."

"Enkripsi database adalah cara pamungkas untuk melindungi informasi personal yang sensitif.

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 28 November 2020: Melonjak 5.418, Pasien Positif Tembus 527.999

“Terlebih, potensi internal fraud cukup besar."

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved