Breaking News:

Tabrakan Beruntun di Tol Cipali yang Tewaskan 10 Orang, Libatkan Travel Gelap dan Truk ODOL

Akibat Kecelakaan tersebut menyebabkan 10 orang meninggal dunia dan 2 orang luka ringan. Diketahui, tabrakan beruntun itu melibatkan travel gelap.

Warta Kota/Muhammad Azzam
(Ilustrasi) Terjadi tabrakan beruntun di KM 18A Tol Jakarta-Cikampek, pada Rabu (18/8/2019). Imbas terjadi kemacetan hingga 10 kilometer (km). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tabrakan beruntun di Tol Cipali KM 78 Jalur A arah Cirebon terjadi pada Senin (30/11/2020) pukul 03.00 WIB dini.

Akibat Kecelakaan tersebut menyebabkan 10 orang meninggal dunia dan 2 orang luka ringan.

Diketahui, tabrakan beruntun itu melibatkan travel gelap dan truk over dimension over loading (ODOL).

Baca juga: Akankah Habib Rizieq Hadir dalam Pemeriksaan Polisi 1 Desember Nanti? ini Kata FPI

Baca juga: Diisukan akan Menjabat Menteri KKP, Fadli Zon: Sebaiknya Seorang Profesional Tidak Harus dari Parpol

Baca juga: Tiket Kereta Api Natal dan Tahun Baru sudah dapat Dipesan, ini Daftar 43 Keretanya

“Pagi ini saya telah meninjau ke lokasi kecelakaan. Kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan Mitsubishi Elf bernomor polisi G 1261 D," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi usai meninjau lokasi kecelakaan, Senin (30/11/2020).

Kronologis kejadian yakni kendaraan datang dari arah Jakarta menuju Cirebon.

Ketika melintas di TKP telah menabrak bagian belakang kendaraan Hino Tronton bernomor polisi R 1857 GC yang datang dari arah yang sama dan berada di depannya.

"Kemudian kendaraan Hino Tronton Nomor Polisi R 1857 GC menabrak kendaraan Hino Trailer nomor polisi B 9010 UEJ yang berada di depannya,” kata Budi Setiyadi.

Dirjen Budi menerangkan bahwa kecelakaan di Cipali serupa dengan kecelakaan yang terjadi sehari sebelumnya di ruas Tol Cileunyi KM 150+500, Minggu (29/11/2020) dini hari.

“Kecelakaan di Cileunyi tersebut memakan korban sebanyak 7 orang termasuk 1 balita. Kedua kecelakaan ini menimpa travel gelap. Penyebab kecelakaan salah satunya karena masyarakat memaksa menggunakan travel gelap," katanya.

"Resikonya kalau travel gelap ya tidak ada izin operasionalnya dan sopirnya tidak dijamin, bagaimana kemampuannya juga tidak pasti. Kecelakaan di Cipali ini menabrak truk yang ODOL dan memuat bata hebel,” ujar Budi.

Menurutnya, kecelakaan di Cipali tersebut juga salah satunya karena faktor jalanan yang gelap, cuaca gerimis.

Halaman
12
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved